Minggu, 31 Desember 2017, 13:20 WIB

107 Warga Terserang DBD, Seorang Meninggal

Warga Diminta Waspada

Pewarta : Urip Daryanto
Urip Daryanto Dalam rangka menakan angka kasus Demam Berdarah, petugas dari Dinkes setmpat rajin melakukan fogging hingga ke pelosok pedesaan.

BLORA (wartablora.com)—Seluruh warga Blora diminta waspada dengan serang Demam Berdarah Dengoe (DBD) menyusul akhir-akhir ini cuaca dinilai cukup ekstrim untuk memacu meningkatnya serangan penyakit yang penyebarannya melalui nyamuk Aedes Aegypti itu.

Data di Dinas Kesehatan (Dinkes) Blora, selama tahun 2017 hingga akhir Desember ini, jumlah kasus DBD di Blora sebanyak 107 kasus, dari kasus itu seorang penderita diantaranya meninggal dunia.

Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Blora, Edi Sucipto SKM, ketika dikonfirmasi membenarkan jika selama tahun 2017 jumlah kasus DBD di Blora mencapai 107 kasus.

"Dari jumlah kasus itu seorang penderita diantaranya meninggal dunia," jelasnya, Minggu (31/12/2017).

Dijelaskan, jumlah kasus DBD tersebut terjadi di bulan Januari sebanyak 15 kasus, Februari 11 kasus, Maret 5 kasus, April 4 kasus, Mei 5 kasus, Juni 6 kasus, Juli 1 kasus, Agustus 5 kasus, September 13 kasus, Oktober 2 kasus, November 15 kasus, dan di bulan Desember sebanyak 25 kasus.

Grafis Data

Dibanding tahun 2016, serangan kasus DBD di Blora menurun, dimana waktu itu di awal bulan saja jumlah kasus mencapai 124 kasus. Ditahun 2016, hingga tanggal 10 Februari, jumlah korban meninggal di Blora akibat serangan DBD menjadi 4 orang.

Menurut Edi Sucipto,  untuk 10 kecamatan yang jumlah kasus DBD-nya tegolong tinggi, masing-masing, Kecamatan Blota Kota 15 kasus, Tunjungan 8 kasus, Bogorejo 6 kasus, Jepon 6 kasus, Cepu sebanyak 5 kasus, Ngawen 5 kasus, Randublatung 5 kasus, Japah 5 kasus, Jiken 4 kasus dan Bogorejo 2 kasus. (*)



Senin, 24 September 2018

Belasan petani mendatangi DPRD Kabupaten Blora, Senin, 24 September 2018 untuk audiensi. Bertepatan dengan hari tani, mereka menyatakan keinginannya bertani sekaligus bisa mengecerkan pupuk bersubsidi sendiri.


Rabu, 08 Februari 2017

Rabu, 03 Mei 2017

Sudah sering donor darah, tapi masih takut lihat jarum suntik dan darahnya sendiri. Selalu berdebar saat jarum hendak menusuk lengannya.


Juni 2017

Gencarnya polisi merazia pemakai kendaraan baiknya disikapi lebih arif dari warga negara. Tak perlu curiga bahwa polisi sedang mencari-cari kesalahan.


Back to Top
copyright © wartablora dotcom 2026
All right reserved