Rabu, 08 Februari 2017, 21:54 WIB

Lakukan Ini Sebelum Menanak Nasi

MENANAK nasi dengan cara yang lazim ternyata masih bisa menyisakan racun arsenik. Menanak nasi yang lazim kita lakukan adalah dengan cara merebusnya sampai air menguap. Padi yang ditumbuhkan dari pemakaian racun industrial dan pestisida, dengan ditanak melalui cara merebusnya di panci ternyata belum menghilangkan sepenuhnya sisa-sisa racun arsenik akibat dari pemakaian pestisida.

Hal ini dibuktikan Andy Meharg, profesor ilmu biologi dari Queens University, Belfast.

Profesor ini melakukan pengujian dengan tiga cara berbeda. Pada percobaan pertama, Meharg menggunakan rasio dua bagian air dengan satu bagian nasi, di mana air "diuapkan" selama pemasakan, sebuah metode yang lazim digunakan.

Ia menemukan metode ini membuat sebagian besar arsenik tetap ada.

Sebaliknya, ketika ia menggunakan lima bagian air dengan satu bagian nasi dan menghilangkan kelebihan air, kadar arsenik tinggal separuh.

Sementara metode ketiga ketika beras direndam semalaman, kadar racun berkurang hingga 80 persen.

"Percayalah, saya seorang dokter yang ingin melihat apakah ini mengubah kadar arsenik di dalamnya," katanya.

Metode teraman menanak nasi tentu dengan merendamnya semalaman, kemudian mencuci dan membilasnya sampai air bersih sebelum ditanak dengan rasio lima bagian air dan satu bagian nasi.

Jadi mulai sekarang, sebelum menanak nasi, rendam beras semalaman sebagai salah satu cara menghindari penyakit jantung, dibaetes, dan kanker. Sebabnya, bahan kimia di arsenik dapat menyebabkan 3 penyakit yang potensi membunuh manusia. (*)

Sumber: Kompas/Independent 



Senin, 24 September 2018

Belasan petani mendatangi DPRD Kabupaten Blora, Senin, 24 September 2018 untuk audiensi. Bertepatan dengan hari tani, mereka menyatakan keinginannya bertani sekaligus bisa mengecerkan pupuk bersubsidi sendiri.


Rabu, 03 Mei 2017

Sudah sering donor darah, tapi masih takut lihat jarum suntik dan darahnya sendiri. Selalu berdebar saat jarum hendak menusuk lengannya.


Juni 2017

Gencarnya polisi merazia pemakai kendaraan baiknya disikapi lebih arif dari warga negara. Tak perlu curiga bahwa polisi sedang mencari-cari kesalahan.


Back to Top
copyright © wartablora dotcom 2026
All right reserved