Butuh 2,5 M Untuk Perbaiki Jembatan Ngadipurwo
Senin, 28 November 2016, 07:29 bbwi
JEMBATAN DARURAT : Sejumlah warga bersama aparat TNI Kodim Blora membangun jembatan darurat dari bambu di samping jembatan Ngadipurwo yang runtuh pekan lalu.
BLORA (warta Blora.com) - Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Blora memperkirakan dana perbaikan jembatan Ngadipurwo yang putus Jumat pekan lalu mencapai Rp 2,5 miliar. Sedangkan jalan penghubung Ngawen-Banjarejo yang longsor diperkirakan butuh anggaran tidak kurang dari Rp 1 miliar.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPU Blora, Drs H.Bondan Sukarno menjelaskan, jembatan Ngadipurwo dan jalan penghubung Kecamatan Ngawen dan Banjarejo merupakan infrastruktur vital. Karena itu, menurutnya, kerusakan yang terjadi di dua lokasi tersebut harus segera diperbaiki. “Lelangnya nanti akan dipercepat,” tegasnya.
Perbaikan infra struktur vital itu menunggu penetapan APBD 2017. Sebab, dananya terlebih dahulu akan dianggarkan dalam APBD 2017 yang kemungkinan akan ditetapkan Desember 2016. “Begitu APBD 2017 ditetapkan, proses lelang langsung dilaksanakan,” kata Bondan Sukarno.
Jembatan Ngadipurwo runtuh pada Jumat (18/11) pekan lalu. Penyebab runtuhnya jembatan itu akibat pangkal jembatan tergerus derasnya arus sungai setelah guyuran hujan deras sejak beberapa hari di awal November. Adapun jalan penghubung Ngawen-Banjarejo mengalami longsor pada Rabu (9/11). (*//SMNetwork)