wartaBerita Jawa Tengah

Melalui TMMD, Edisi Bantalan Kayu Lapuk Jembatan Si Pare Bakal Lewat

Kamis, 20 April 2017, 19:37 bbwi
Foto: dok. pendim Pekalongan

PEKALONGAN (wartablora.com) — Kelak jika proses rehab jembatan Si Pare yang terletak di perbatasan Desa Rogoselo dan Desa Pedawang sudah rampung, warga dua desa dari dua kecamatan berebda itu tidak lagi akan menemui bantalan jembatan yang terbuat dari kayu itudalam kondisi lapuk sehingga membahayakan bagi orang yang melewatinya.

Pasalnya, melalui kegiatan TMMD reguler ke-98, alas atau bantalan jembatan itu akan diganti dengan baja knal C berukuran 5 x 10 Cm dan dengan ketebalan 0,5 Cm. Membutuhkan biaya besar dan perlu tenaga khusus, misalnya ahli las besi danlan-lain. ''Semua ini supaya tidak separoh-separoh saat TNI merehab jembatan, melainkan harus totalitas. Disamping akan terlihat cantik, jembatan juga akan menjadi kokog,'' ungkap Danki Satgas TMMD Reguler ke-98 Kodim Pekalongan, Kapten Inf. Wakhidun.

Wardi (38), salah seorang warga Rogoselo, Kecamatan Doro, mengemukakan, bahwa jembatan Si pari memang merupakan peninggalan belanda. Puluhan tahun yang lalu memang sempat direhab TNI melalui kegiatan Abri Masuk Desa (AMD), setelah itu hampir tidak pernah mendapat perawatan. *)

Editor : Gatot



Warta Terkait

Kamis, 26 Oktober 2017 | 19:16 bbwi

Kamis, 26 Oktober 2017 | 19:15 bbwi


Kamis, 20 April 2017 | 19:35 bbwi

Kamis, 20 April 2017 | 19:23 bbwi