wartaBerita Jawa Tengah

BERSATU KITA TEGUH BERCERAI KITA RUNTUH

Jumat, 13 Oktober 2017, 10:29 bbwi
Foto: Pendim Brebes

BREBES - Walaupun hanya sebatas uluran tangan demi uluran tangan seperti yang terlihat dalam TMMD Reg Ke-100 Kodim 0713/Bbs, arti dan makna yang terkandung didalamnya sangat tinggi bagi kita sebagai warga bangsa Indonesia.

Gambaran sekelumit ini, dapat kita jadikan modal bagi kita warga bangsa untuk tetap mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa, agar bangsa ini tidak dapat dipecah belah oleh kekuatan lain.Bersama Rakyat, TNI kuat. TNI tanpa Rakyat, niscaya bangsa dan negara ini akan terus ada. Begitupula sebaliknya, Rakyat tanpa TNI, entah apa jadinya bangsa dan negara Indonesia ini.Bangsa yang telah diperjuangkan para pahlawan pendahulu kita dengan jiwa dan raganya bahkan hartanya demi kemerdekaan Indonesia.

Karenanya, kita sebagai generasi penerus perjuangan bangsa, harus selalu mengedepankan kepentingan bangsa dan negara dari pada kepentingan individu maupun kelompok.TMMD yang dilaksanakan ini, sebagai wahana pemersatu bangsa dengan mengedepankan kepentingan bangsa dan negara untuk membantu pemerataan pembangunan wilayah menuju wilayah yang makmur dan sejahtera bagi masyarakatnya.

Dalam TMMD, nilai-nilai kebersamaan dan kegotongroyongan kembali menyeruak yang pada akhir-akhir ini sifat kegotongroyongan dan kebersamaan semakin luntur dan bahkan hilang dalam kehidupan masyarakat Indonesia.

TMMD sebagai bukti nyata untuk mempersatukan segenap komponen dan elemen masyarakat yang ada diwilayah guna untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa demi tetap tegak kokohnya keutuhan dan kedaulatan NKRI.

Sekelumit kegiatan TMMD Reg Ke-100 Kodim 0713/Bbs yang sedang berlangsung saat ini di Desa Cikuya Kec.Banjarharjo Kab.Brebes ini, tampak ikatan kebersamaan dan kegotongroyongan antara TNI dengan rakyat semakin rekat.

Seperti halnya yang diutarakan ibu Sumiarsih (40) warga Desa Cikuya ini, bahwa sebelum TMMD masuk di desanya, kegiatan gotong royong tidak seperti sekarang ini. Mungkin sebatas lingkungan kecil dukuh saja yang gotong royongnya masih ada, namun kegotongroyongan ditingkat dukuh atau antar dukuh maupun antar desa jarang ditemuinya.

“Terima kasih kepada TNI yang telah mengobarkan kembali semangat gotong royong dan kebersamaan kami disini. Semoga dengan apa yang telah dilakukan TNI didesa kami, menjadikan kami segenap warga akan bersemangat lagi dalam kegotongroyongan membangun desa kami agar sejahtera dan makmur”, ungkapnya.

Hal senada disampaikan Kades Cikuya, Soked yang menyampaikan, memang benar apa yang disampaikan ibu Sumiarsih ini, sifat kebersamaan dan kegotongroyongan disini kurang. Namun berkat adanya TMMD di Desa Cikuya ini, berangsur-angsur sifat itu kembali nampak. Hal ini dapat kita buktikan seperti saat ini, warga masyarakat sudah aemakin sadar akan kebutuhan kebersamaan dan kegotongroyongannya.

Kadespun menimpali bahwa Desa yang ia pimpin tersebut, kebanyakan kaum wanitanya, karena para suami ataupun anak laki-lakinya banyak yang mencari nafkah keluar daerah.

Iapun berharap, apa yang dilaksanakan TNI melalui TMMD Reg Ke-100 Kodim 0713/Bbs ini dapat berkesinambungan warganya untuk selalu tergerak hatinya bergotong royong membangun desanya untuk kehidupan yang lebih baik. Pendim Brebes *)



Warta Terkait

Kamis, 26 Oktober 2017 | 19:16 bbwi

Kamis, 26 Oktober 2017 | 19:15 bbwi


Jumat, 13 Oktober 2017 | 10:28 bbwi

Jumat, 13 Oktober 2017 | 10:27 bbwi