wartaBerita Jawa Tengah

KOPTU TEGUH SATGAS TMMD REG 100 KODIM 0713/BREBES KOMSOS DENGAN PETANI PEPAYA DS.CIKUYA KEC.BANJARHARJO KAB.BREBES.

Rabu, 18 Oktober 2017, 23:16 bbwi
Foto: Pendim Brebes

BREBES - Koptu teguh saat itu sedang istirahat makan siang melihat Bp.Rusdin sedang berada di kebun pepayanya.

Hasil perbincangan nya diketahui bahwa pak Rusdin umur 65 th Rt.5 Rw.2 desa Cikuya kec.Banjarharjo kab.Brebes petani Buah pepaya jenis kalifornia seluas 1,2 hektar,buah pepaya memang banyak diminati masyarakat baik dalam negeri maupun luar negeri

Pasarnya pun terbuka luas dan harga jual menggiurkan 1 kg nya mencapai Rp.21.000,-dan menurut penuturan Koptu Teguh informasinya kebutuhan pasokan Pepaya untuk pasar Indonesia seminggu bisa 80-100 Ton”.

Namun petani hanya bisa menyuplai kurang dari 30%, terpaksa pengusaha buah pepaya mengimpor dari luar, padahal sebenarnya pedagang lebih senang pilih produksi lokal petani di banding impor, selain mahal proses dan administrasinya juga ribet….blm biaya lain-lainya yang terkait import.

Karena bisa dikonsumsi langsung sebagai buah segar. Buah pepaya setengah mateng pun bisa dimakan dengan sambal pedas dari campuran gula jawa, kacang goreng yang digiling halus, garam, air putih, terasi, cabe rawit atau cabe merah yang diulek jadi satu di atas cobek disebut nglotis alias makan lotis yang oleh orang Solo, tradisi nglotis ini menjadi makanan penutup sehabis makan siang, biasanya ditemani oleh buah-buahan lainya seperti: mangga, bengkoang, timun atau buah yang lainya,Koptu teguh bilang sambil bibirnya berkeciplak wah makkk jossss nikmat apalagi dimakan siang-siang begini selesai makan. (Pendim Brebes)



Warta Terkait

Kamis, 26 Oktober 2017 | 19:16 bbwi

Kamis, 26 Oktober 2017 | 19:15 bbwi


Rabu, 18 Oktober 2017 | 23:15 bbwi

Rabu, 18 Oktober 2017 | 23:14 bbwi