wartaEdukasia Wacana

Menyedihkan, Budaya Baca Orang Blora yang Rendah

Kamis, 05 Januari 2017, 18:59 bbwi
Foto: wartablora.com

Soesilo Toer, salah satu dari 3 pendiri perpustakaan Pataba.


BLORA (wartablora.com)—Budaya membaca orang Blora disebut Soesilo Toer sangat rendah. Adik Pramoedya Ananta Toer ini mengukurnya dari tidak adanya kunjungan ke Perpustakaan Pataba dari warga di lingkungan tempat perpustakaan tersebut berada.

"Bayangkan, di sekitar sini, di lingkungan RT 1 RW 1 (kelurahan Jetis) ini ada setidaknya 10 guru. Tapi mereka tidak ada yang berkunjung ke sini. Padahal kami mendirikan perpustakaan ini salah satunya untuk warga di sini," katanya saat berbincang dengan wartablora.com, Kamis (5/1/2017).

Telah 10 tahun perpustakaan tersebut berdiri. Pataba sendiri merupakan akronim dari Pramoedya Ananta Toer Anak Semua Bangsa. Perpustakaan ini memiliki cukup banyak koleksi buku, dari sejarah hingga karya sastra. Beberapa koleksinya merupakan sumbangan dari pengagum Pram.

"Yang berkunjung ke sini dari luar lingkungan. Warga di sini hampir tidak ada yang berkunjung untuk pinjam-pinjam buku-buku atau sekedar baca-baca," kata lelaki usia 80 tahun ini.

Doktor Phd dari Institut Perekonomian Rakyat Plekhanov Rusia ini mengatakan, dengan minimnya budaya baca membuat pengetahuan warga tentang Indonesia pun minim.

"Di pertemuan warga atau kepada anak-anak mereka yang bersekolah saya sering bertanya tentang asal nama Indonesia. Ternyata mereka semua tidak ada yang tahu. Bahkan untuk asal-usul nama bangsa dan negaranya saja tidak tahu. Menyedihkan bukan?" keluhnya.

Lelaki usia 80 tahun pada Februari mendatang ini mengaku jika dirinya sebulan bisa membaca habis 4 hingga 5 judul buku.

"Saya membaca cepat. Saya tahu, mana bagian yang penting, mana yang tidak. Yang tidak penting saya lewati. Saya punya kebiasaan untuk bagaimana bisa mengingat isi buku dalam jangka waktu panjang. Saat di Rusia, " Soesilo berkisah, "di perpustakaan universitas saya mulai membiasakan corat-coret (stabilo) mana-mana saja yang penting."

"Saya sering kena marah gara-gara kebiasaan itu," katanya dengan tertawa. (*)



Warta Lainnya

Selasa, 12 Juni 2018 | 20:34 bbwi

Lomba-Lomba Literasi di DPK Blora
Senin, 18 Desember 2017 | 20:52 bbwi

Giat Literasi di Sekolah
Jumat, 15 Desember 2017 | 13:25 bbwi

Dari Sarasehan Kamaba Peringati HUT Blora ke-268
Minggu, 10 Desember 2017 | 06:28 bbwi

Toyota Eco Youth
Selasa, 20 Desember 2016 | 22:55 bbwi