wartaBerita Peristiwa

Kurnia Dwi Wahyuni Ditemukan Tak Bernyawa

Rumah Duka Dipenuhi Kerabat dan Tetangga

Senin, 10 Oktober 2016, 22:40 bbwi
Foto: wartablora.com

Suasana duka di rumah Suparmin dan Surani, orang tua Kurnia Dwi Wahyuni, di Desa Balong, Kecamatan Jepon, Senin malam (10/10/2016).


BLORA (wartablora.com)—Suasana duka menyelimuti rumah Suparmin dan Surani, orang tua Kurnia Dwi Wahyuni, di Desa Balong, Kecamatan Jepon pada Senin malam (10/10/2016). Surani, ibu Kurnia yang tak ikut ke Semarang untuk mencari tahu nasib anaknya, dikabarkan kerabatnya tengah dalam keadaan shock. Pihak kerabat dan tetangga Kurnia telah mendapat kabar ditemukannya Kurnia dalam keadaan tak terselamatkan.

"Tadi sudah dapat kabar," ujar Suhadi, paman dari Kurnia.

Kurnia dikabarkan telah ditemukan sejauh 7 kilometer dari lokasinya mengikuti pra pendidikan dasar di unit kegiatan mahasiswa yang hendak ia ikuti. Kurnia sebelumnya dikabarkan hanyut pada Minggu (9/10/2016).

"Anaknya lincah, suka dengan kegiatan-kegiatan, selain ramah juga. Ia teman sepermainan dengan anak saya," kenang Suhadi. 

Kurnia masuk Universitas Negeri Semarang (Unnes) melalui ujian mandiri. Lulusan SMA 1 Tunjungan ini diterima di jurusan Matematika Fakultas MIPA Unnes. Saat dikabarkan tenggelam, Suparmin, ayah Kurnia pada Minggu malam menuju ke Semarang.

"Bapaknya pergi semalam. Pagi tadi (Senin pagi) disusul Kepala Desa dan tetangga-tetangga," cerita Suhadi.

Suparmin, ayah Kurnia adalah seorang pegawai di PN Blora. Orang tua Kurnia punya usaha kios pupuk di rumahnya. Senin malam, tetangga sibuk mengeluarkan tumpukan pupuk dari rumah, untuk bersiap besoknya menyambut kedatangan jenasah Kurnia.

"Dia anak sulung," lanjut cerita Suhadi.

Kurnia masih punya 2 adik, lelaki semua. Satunya telah duduk di kelas 1 SMP, dan yang bungsu kelas 4 SD.

"Tadi sebelum dapat kabar, digelar pengajian dan doa bersama untuk Kurnia agar selamat," ucap Suhadi.

Namun malang bagi Kurnia. Disaat 2 temannya yang ikut tenggelam ditemukan dalam keadaan selamat, tidak demikan dengan Kurnia.

Kepala Basarnas Kantor SAR Semarang Agus Haryono mengabarkan tubuh Kurnia Dwi Wahyuni ditemukan warga sekitar Kalipancur dalam kondisi tak bernyawa, Senin (10/10/2016) malam, sekira pukul 20.00 WIB.

"Jarak dengan lokasi diadakannya kegiatan ada sejauh 7 kilometer," ucap Agus seperti dikutip wartablora.com dari jateng.tribunnews.com. (*)

 



Warta Terkait

Selasa, 06 Maret 2018 | 18:49 bbwi

Kamis, 08 Juni 2017 | 18:55 bbwi

Di Ngawen, Pria Tua Hilang Ditemukan Tenggelam
Senin, 27 Februari 2017 | 19:11 bbwi

Senin, 10 Oktober 2016 | 18:04 bbwi

Senin, 09 September 2013 | 18:06 bbwi