wartaBerita Hukum & Kriminal

Nekad Bener ! Seorang Pengamen Rampas Kalung dan Liontin Seorang Nenek

Jumat, 09 Desember 2016, 13:49 bbwi
Foto: Warta Blora.Com

MEMPRAKTEKAN : Winki, seorang pengamen asal  Desa Tawongan, Kecamatan Kasiman Bojonegoro, Jawa Timur, tengah mempraktekan saat merampas kalung milik seorang warga Desa Janjang, Kecamatan Jiken, Blora.


BLORA (Warta Blora.Com)  -  Hati-hati dengan pengamen yang sering keliling dari rumah ke rumah. Winki (27), seorang pengamen warga RT1/3, Desa Tawongan, Kecamatan Kasiman Bojonegoro, Jawa Timur, harus mendekam di sel tahanan Polsek Jiken, Jumat (9/12) kemarin.

Menyusul dia nekad merampas kalung berikut liontin milik Ragil, seorang nenek berumur 75 tahun asal Desa Janjang, Kecamatan Jiken, Blora.

Menurut  Kanit Reskrim Polsek Jiken, Aiptu Slamet, awal peristiwa perampasan itu, ketika pemuda pengamen yang  bernama Winki (27), asal  Kasiman, Bojonegoro,  tengah mengamen di desa Janjang, Kecamatan Jiken, Jumat (9/12), sekitar pukul 11.00 WIB.

Waktu itu Winki  yang  mengetahui  nenek Ragil yang sedang sakit strok tengah duduk sendirian di rumahnya, langsung menghampirinya.  Saat mengamen dan setengah lagu baru dibawakannya, Winki langsung  merampas paksa kalung yang dipakai sang nenek itu.

Langsung Kabur

Berhasil merampas kalung,  Winki langsung kabur dengan  menggunakan kendaraan jenis Yamaha 75 warna biru Nopol S 5554 AR. Seketika nenek Ragil langsung  berteriak untuk minta pertolongan, sehingga  tidak selang lama kemudian, sejumlah warga Janjang berdatangan.  Satu warga diantaranya langsung menghubungi Polsek Jiken untuk melaporkan kejadian tersebut.

Begitu mendapat laporan,  sejumlah anggota jaga Polsek Jiken bersama Kanit Reskrim, Aiptu Slamet langsung melakukan pengejaran, dan berhasil meringkus Winki. Tersangka langsung dibawa ke Mapolsek Jiken  untuk dilakukan pemeriksaan. Berikut barang bukti kejahatannya disita, yakni sebuah kalung emas seberat 8 gram, liontin emas seberat 2 gram, kendaraan jenis Yamaha 75 warna biru Nopol S 5554 AR dan gitar.

Terpisah, Kapolsek Jiken AKP Suhardi ketika dikonfirmasi  membenarkan semua kejadian tersebut. Dia berpesan kepada seluruh warga masyarakat agar selalu berhati hati apabila melihat ada pengamen yang mecurigakan. "Kita harus mewaspadai setiap kali ada pengamen datang, bisa jadi pengamen tersebut  mencari lengahnya pemilik rumah," pesan Kapolsek Suhardi. (*)



Warta Terkait