Terus Dicari, Satu Korban Terseret Arus di Randublatung Belum Diketemukan
Rabu, 08 Februari 2017, 14:36 bbwi
UPAYA PENCARIAN : Upaya pencarian terhadap salah sat jazad seorang korban tenggelam di sungai Kedungglonggong , Randublatung.
BLORA (wartablora.com)—Pencarian korban tenggelam di Sungai Turut di Dukuh Kedungglonggong, Desa Kediren, Kecamatan Randublatung, hingga hari ke-4 sejak Minggu (5/2/2017) masih terus dilakukan. Namun hingga Rabu sore (8/02/2017) belum ada tanda-tanda korban ditemukan.
Pihak aparat Polsek Randublatung dibantu sejumah elemen masyarakat terus melakukan pencarian 1 korban terseret arus sungai di Randublatung yang hingga saat ini belum diketemukan.
"Masih kita lakukan pencarian," tandas Kapolsek Randublatung, AKP Slamet, Rabu (8/02/2017).
Sebagaimana diketahui, satu dari dua korban yang hanyut terseret arus di Sungai Turut, Dukuh Kedungglonggong, Desa Kediren, Kecamatan Randublatung, Minggu (5/2/2017) sore berhasil ditemukan. Satu korban yang ditemukan tersebut atas nama Lutfi (13), warga RT. 2/RW. XI, Desa Kediren, Kecamatan Randublatung, Blora.
''Ya satu korban atas nama Lutfi sudah berhasil ditemukan dalam kondisi tewas, sekitar 200 meter dari lokasi tenggelamnya,'' tandas Kapolsek Randublatung, AKP Slamet, Senin (6/2/2017).
Sementara itu, Rabu siang (8/02/2017), tim dari BPBD dibantu Sarnas Jepara dan Relawan dari Tagana PMI menyusuri sungai hingga sejauh 5 kilometer dari lokasi kejadian. Penyusuran selama 4 jam tersebut belum membuahkan hasil.
“Hari ini kami menyusuri sejauh 5 kilometer dari lokasi kejadian hingga melintasi Desa Ketuwan menggunakan perahu. Tapi kami belum menemukan korban,” ujar Kepala BPBD Kabupaen Blora Sri Rahayu saat dihubungi wartablora.com via sambungan telepon.
Tak sekedar penyusuran, pencarian di seputar jembatan Desa Ketuwan, Kecamatan Kedungtuban, dipasang jaring di bawah jembatan untuk berjaga-jaga bila tubuh korban melintas. Sayangnya, hingga Rabu sore ini belum juga berhasil.
Rencananya pencarian akan terus dilakukan hingga hari ke-7 sejak peristiwa terjadi.
"Kami akan terus melakukan pencarian hingga hari ke-7," kata Sri Rahayu.
Sebelumnya, 2 pemuda warga Randublatung terseret sungai di Kedunglonggong, Desa Kediren, Randublatung, pada Sabtu sore (4/2/2017). Mereka adalah Mahesa Prasetya bin Sarji (18 tahun), Warga Desa Kediren RT. 01/RW. 11, dan Lutfi bin Sugianto (13 tahun), warga RT. 2/RW. XI, Desa Kediren. Mahesa merupakan siswa kelas III SMK Katolik St Louis Randublatung, sedangkan Lutfi siswa SMPN 1 Randublatung. (*)