wartaBerita Peristiwa

Honda vs Kawasaki : 1 Meregang Nyawa, 3 Terkapar

Rabu, 14 Juni 2017, 17:30 bbwi
Pewarta : Gatot Aribowo
Foto: Gatot Aribowo

Ipda Zaenul Arifin, Kepala unit Kecelakaan di Satlantas Polres Blora.


BLORA (wartablora.com)—Kecelakaan maut terjadi Selasa malam (13/6/2017), di depan Jalan Gatot Subroto Blora, tepatnya depan dealer Mataram Sakti, perempatan Biandono kurang lebih 100 meter ke barat. Dua sepeda motor, satunya merk Honda dan satunya Kawasaki, beradu kuat di jalan tersebut sekitar jam 9.30 malam. Hasil tabrakan itu, seorang pemuda 18 tahun yang menjadi pengendara Kawasaki meregang nyawa. Sementara 3 pemuda lainnya terkapar, dirawat di RSUD dr. Soetijono Blora.

Kepala unit Kecelakaan di Satlantas Polres Blora, Ipda Zaenul Arifin mengungkapkan, kecelakaan ini melibatkan pemuda belasan tahun.

"Jadi yang pengendara Honda itu anaknya di bawah usia 17 tahun. Yang di depan itu usianya 16, atas nama Adib Khoirul Anam, bocah dari Desa Dologan, Kecamatan Japah. Yang diboncengkan usianya 15 tahun atas nama Baharudin, seorang anak yang beralamat di Desa Beganjing, Japah. Sementara kawasaki, yang depan yang meninggal itu atas nama Agus Widodo, usia 18 tahun, seorang pemuda beralamat di Desa Semawur, Ngawen. Ia memboncengkan kakak kandungnya, atas nama Wahyudi yang berusia 20 tahun," jelas Ipda Arifin.

Nama-nama yang disebutkan Ipda Arifin tersebut, selain Agus Widodo, sempat menjalani perawatan di RSUD dr. Soetijono. Adib Khoirul Anam mengalami dislokasi kaki kanan, sementara Baharudin menderita luka robek kaki kanan, dan Wahyudi yang hingga kini masih dirawat mengalami robek kaki kanan dan pendarahan di telinga.

"Jadi yang Kawasaki ini memang kecepatan tinggi," Ipda Arifin mulai menjelaskan kronologisnya.

Dengan kecepatan yang tinggi tersebut, penunggang kawasaki yang menderita cukup parah, termasuk satunya yang meninggal.

"Kawasaki Ninja dari Bangjo Biandono angkatan pertama dengan kecepatan tinggi. Saat di depan Mataram Sakti ada rombongan kendaraan dari arah berlawanan mau belok arah kanan. Nah, yang terakhir (dari rombongan) ini kena Ninja itu," jelas Ipda Arifin.

Saat dipotong jalannya sama rombongan tersebut, "Ninja oleng," kata Ipda Arifin.

Hingga akhirnya Ninja menghantam Honda.

"Terjadi benturan, dan yang pengendara Ninja itu sempat tidak sadar, dan saat dibawa ke rumah sakit sudah tidak tertolong," sebutnya. (*)



Warta Terkait

Senin, 05 Februari 2018 | 16:40 bbwi

Angka Kecelakaan Lalu Lintas Menurun
Sabtu, 30 Desember 2017 | 11:25 bbwi

Laka Tunggal di Cabak
Kamis, 14 Desember 2017 | 16:21 bbwi

Kecelakaan Maut di Perempatan Kartika
Rabu, 14 Juni 2017 | 14:37 bbwi

Minggu, 04 Juni 2017 | 18:48 bbwi