Bank Jateng Siapkan Rp60 Miliar Untuk Penggajian Langsung ASN se-Blora
Selasa, 03 Januari 2017, 11:15 bbwi
Pencarian gaji ASN di lantai 2 Bank Jateng Cabang Blora, Selasa (3/1/2017).
BLORA (wartablora.com)—Pelantikan dan pengangkatan kembali ratusan pejabat eselon di akhir bulan di tahun lalu berujung pada penggajian manual Aparatur Sipil Negara (ASN). Jika penggajian biasanya menggunakan otomatisasi dari pemakaian Kartu Pegawai Elektronik (KPE), di Januari awal tahun ini penggajian diambil langsung ke Bank Jateng Cabang Blora oleh bendahara gaji masing-masing instansi. Total uang yang disiapkan Bank Jateng Cabang Blora untuk penggajian ini sejumlah Rp60 milar.
"Kita telah menyiapkan Rp60 miliar yang kita tarik dari kantor pusat untuk penggajian secara manual ini. Biasanya hanya belasan miliar secara tunai, karena biasanya penggajian sudah secara otomatis langsung masuk ke KPE masing-masing," kata Risdiyanto, Kepala Seksi SDM dan Umum Bank Jateng Kantor Cabang Blora, Selasa (3/1/2017).
Sejak Selasa pagi bergantian bendahara-bendahara gaji di kecamatan-kecamatan se-Blora naik ke lantai 2 kantor Bank Jateng Cabang Blora untuk mengambil totalan gaji ASN se-kecamatan. Disusul Selasa siang bergantian bendahara Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Penggajian manual untuk ASN se-Blora ini mau tak mau dilakukan lantaran bendahara gaji masing-masing instansi tak cukup waktu untuk mendata kembali personilnya.
Pendataan ini diperlukan lantaran masing-masing ASN biasanya punya potongan-potongan, mulai potongan bank sampai potongan koperasi. Bendahara gaji tidak punya kesempatan untuk mengecek potongan-potongan dari ASN yang berpindah tugas.
"Penarikan gaji oleh bendarahara ini menggunakan data baru dari PNS yang dipindah. Nanti potongan-potongan masing-masing bendahara akan saling mengecek," ucap Rusdi.
Penggajian ASN sebelumnya berlangsung secara elektronik. Bank Jateng menerima data jauh hari sebelum tanggal penggajian.
"Data yang diberikan ke Bank Jateng lalu diinput ke KPE. Data tersebut merupakan data yang sudah bersih dari potongan-potongan," ujar Risdi.
Di pelantikan akhir tahun lalu, lanjut Risdi, bendahara gaji masing-masing instansi tak punya banyak waktu untuk memberikan data ke Bank Jateng.
"Kalau kaminya siap, tapi yang tidak siap kan bendahara gaji masing-masing dinas. Sabtu ada pergantian, Minggu dan Senin cuti akhir tahun. Sementara Selasa ini harus sudah terima gaji. Jadinya penerimaan gaji secara manual," jelas Risdi.
Ditambahkan Risdi, mulai bulan depan penggajian sudah seperti biasa kembali. (*)