wartaBerita Peristiwa News Features

Menengok Pos Pengamanan Natal dan Tahun Baru

Pospam di Alun-Alun Ada AC-nya, Pospam di Bethany Lebih Adem

Senin, 26 Desember 2016, 14:47 bbwi
Oleh : Gatot Aribowo
Foto: wartablora.com

Aiptu Mariyono (depan kanan) bersama Brigadir Kepala Supratno (depan pegang senjata), juga Briptu Sukamto dan Brigadir Fajar Aru yang keduanya berdiri di belakang, tengah berfoto di penjagaan Pospam Gereja Bethany, Senin (26/12/2016).


Kepolisian Resort Blora membuat 4 pos pengamanan (pospam) untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru 2017. Dua ada di Kota Blora, dan 2 lagi ada di Kota Cepu.

TIGA personil tampak tengah berjaga di Senin siang (26/12/2016) kala wartablora.com datang berkunjung ke Pos Pengamanan (Pospam) Satu di depan Gereja Bethany di Jalan Ahmad Yani Blora. Mereka adalah Brigadir Polisi Fajar Aru yang kesehariannya berdinas di Satlantas Polres Blora, Brigadir Kepala Supratno dan Briptu Sukamto. Keduanya ini berdinas di Satbara Polres Blora.

Ada 2 lagi personil yang piket di siang hari itu. Satunya dari Satreskrim Blora, yakni Aiptu M Mariyono. Satunya lagi, Bripda Deni Setyawan tengah ijin mengecek kecelakaan lalu lintas yang melibatkan adiknya yang terjadi di Karangjati, Senin siang itu.

Pospam Satu yang berdiri di Gereja Bethany ini adalah satu dari 2 pos yang ada di Kota Blora. Satunya lagi ada di Alun-Alun Blora. Sementara di Kota Cepu, 2 Pospam yang didirikan ada di Gereja ST Willibrodus dan Taman Seribu Lampu.

"Kami di sini ada 15 personil, ditambah Kepala Pospam jadi 16," kata Aiptu Mariyono.

Kepala Pospam Satu Gereja Bethany adalah Ipti Munadi, Kanit Sabara Polres Blora Kota. Secara total, seperti diungkapkan Kapolres Blora AKBP Surisman, Polres Blora menurunkan 121 personil untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru 2017 ini. Pengamanan ini di bawah operasi yang bernama Operasi Lilin Candi, akan berakhir Senin pekan depan (2/1/2017) dan telah dimulai sejak Jumat pekan lalu (23/12/2016).

“121 personel Polres Blora disiapkan dalam operasi Lilin Candi mulai 23 Desember 2016 hingga 2 Januari 2017 mendatang,” ujar Kapolres Blora AKBP Surisman, seperti dikutip wartablora.com dari Suara Merdeka.

Sejumlah 15 personil yang ditugaskan di Pospam Satu di Gereja Bethany terbagi dengan 3 shift piket. Masing-masing shift ada 5 personil, akan bertugas selama 12 jam, mulai dari jam 8 pagi hingga 8 malam. Lima personil yang Senin siang itu bertugas, akan turun piket pada Senin malam, lalu berdinas lagi pada Selasa malam.

"Walaupun kami turun piket, tapi kami tetap siaga 24 jam. Jadi sewaktu-waktu ada panggilan dari Pospam, kami datang," kata Aiptu Mariyono.

Personil yang diturunkan dalam pengamanan ini merupakan gabungan dari berbagai satuan. Ada yang dari Satreskrim, Satlantas, dan Satbara. Tak hanya dari Polres, tapi juga Polsek, yakni Polsek Blora Kota dan Polsek Jepon. Personil yang ditugaskan di Pospam tak perlu lagi absen di dinas satuannya masing-masing.

Pospam di Gereja Bethany berukuran luas lebih kurang 7 kali 5 meter. Dihias dengan tanaman bunga di depannya, Pospam ini dibawah kendali Polsek Kota Blora. Pospam ini beratapkan tenda warna hijau tua tentara, memanjang ke belakang sekaligus sebagai dinding belakang. Tidak bocor sewaktu hujan, atap dilapis kain putih sebagai plafon. Dinding kanan kirinya berupa plastik tebal. Sementara pintu juga dihias dengan bunga-bunga. 

Di dalam Pospam disediakan televisi 14 inchi, dispenser, meja kursi untuk tamu. Ada juga radio polisi yang ditempatkan di sebelah televisi. Tak ada pendingin ruangan di Pospam ini. Beda dengan Pospam di Alun-Alun yang dilengkapi dengan pendingin ruangan yang cukup besar. Namun walaupun tak dilengkapi dengan pendingin ruangan, Pospam di Bethany lebih adem dibanding dengan Pospam di Alun-Alun. Apa sebab?

"Tegangan listriknya gak mampu," kata Brigadir Kepala (Bripka) Teguh Dwi Yulianto yang bertugas di Pospam Alun-Alun.

Jika Pospam Bethany kelistrikannya mendapat dari gedung Gereja Bethany, Pospam di Alun-Alun kelistrikannya dapat aliran dari Gedung Sasana Bhakti. Lantaran tegangan dari Gedung Sasana Bhakti tak mampu, pendingin ruangan tak dinyalakan.

"Bagaimana mau dinyalakan jika selalu njeglek tegangannya. Sudah lebih 10 kali njeglek terus. Kasihan bolak-balik untuk menyalakan. Akhirnya tak kita hidupkan pendingin ruangannya," kata Bripka Teguh yang siang itu terpaksa melepas beberapa kancing atas baju dinasnya untuk sekedar mengurangi hawa panas. 

Letak Pospam Alun-Alun yang tak di bawah naungan pepohonan memang sengaja dibekali Satlantas Polres Blora dengan pendingin ruangan. Pospam ini memang dibawah operasi Satlantas Polres Blora, beda dengan Pospam Bethany yang dibawah operasi Polsek Kota Blora. Beranggotakan personil 9 orang ditambah 1 Kepala Pospam, Pospam Alun-Alun setiap shift jaganya beranggotakan 3 personil dengan lama penjagaan 12 jam. Personil yang tak dapat giliran jaga tetap siaga untuk mendukung pengamanan jika dibutuhkan. 

Walaupun tak seluas Pospam Bethany, Pospam Alun-Alun taman depannya jauh lebih sedap dipandang. Meja kursinya juga lebih nyaman diduduki jika dibanding meja kursi tamu Pospam Bethany. Tapi Pospam Bethany memang lebih adem kendati tak dilengkapi dengan pendingin ruangan. Sebabnya letak Pospam yang ada di bawah rerimbunan pepohonan. Beda dengan Pospam Alun-Alun yang tak dapat perlindungan pepohongan dari terik matahari. (*)



Warta Features

Menengok Rumah Masa Kecil Pram (Bagian 1)
Sabtu, 14 Januari 2017 | 18:22 bbwi

Senin, 16 Januari 2017 | 19:53 bbwi

Menengok Rumah Masa Kecil Pram (Bagian 2)
Kamis, 19 Januari 2017 | 20:20 bbwi

Dari Pelatihan Pengelolaan Usaha untuk UMKM di Bank Jateng
Jumat, 20 Januari 2017 | 16:38 bbwi

Seluk Beluk Ujian SIM C
Kamis, 08 Desember 2016 | 20:31 bbwi