POLISI gencar berburu pelanggar lalu lintas. Setelah memburu mereka yang tak memiliki SIM, polisi berburu lampu kendaraan sepeda motor. Mutakhir, polisi memburu juga pelanggar dari pemakai kendaraan roda 4. Tercatat banyak yang tak mengenakan sabuk pengaman saat berkendaraan roda 4.
Gencarnya polisi merazia pemakai kendaraan baiknya disikapi lebih arif dari warga negara. Tak perlu curiga bahwa polisi sedang mencari-cari kesalahan. Jangan sinis dulu kepada polisi yang berusaha menegakkan peraturan. Ada baiknya berpikir ulang tentang apa yang sebenarnya harus kita pikirkan untuk kelak terbentuknya sistem kehidupan sosial yang tertata dan lebih baik.
Ada maksud yang mulia dari polisi yang baiknya tidak kita abaikan, yakni tentang keselamatan warga negara pengguna jalan raya. Menyelamatkan warga negara dan saling menyelamatkan warga negara satu dengan warga negara lainnya jika dijadikan sebuah sistem nilai, tentu kelak dikemudian hari akan membentuk sistem dan tata nilai kehidupan yang lebih baik.
Mungkin saja polisi tak berpikir tentang sistem nilai ini karena doktrin polisi sekedar menegakkan peraturan. Namun sebagai warga negara yang berpikir tentang keadaan di sekelilingnya akan menemukan nilai-nilai yang selama ini kita abaikan, yaitu: keselamatan manusia.
Tengok keadaan sekeliling kita, apakah pembangunan selama ini peduli dengan keselamatan manusia. Apakah perencana-perencana pembangunan telah benar-benar tidak abai terhadap keselamatan manusia kelak di kehidupan 50 atau ratusan tahun mendatang? Ekspolitasi tambang untuk dalih ekonomi seringkali abai tentang keselamatan manusia. Proyek pembangunan yang sekedar bagi-bagi proyek dari perilaku politik yang tak sehat, lupa bahwa membangun jalan, atau membangun jembatan, faktor keselamatan pengguna jalan dan jembatan seringkali tak jadi pertimbangan utama.
Atau jalan-jalan yang pernah rusak dan menunggu lama perbaikannya, pernahkah pemerintah sebagai penyelenggara negara mempertimbangkan keselamatan warga negaranya lebih utama ketimbang pertimbangan birokrasi anggaran. Atau pembangunan pipa PDAM, pernahkah berpikir tentang keselamatan orang lain?
Apa yang diburu polisi saat ini mengajarkan kembali pada kita untuk berpikir. Itupun jika kita tidak malas berpikir. Sebab Indonesia Raya tak hanya hiduplah tanahku dan hiduplah negeriku, tapi juga selamatkan rakyatnya dan selamatkan puteranya. (*)