BLORA (wartablora.com)—Bupati Blora Djoko Nugroho mengingatkan kembali peran seorang ibu dalam keluarga yang menjadi bagian dari struktur sistem sosial. Di tangan seorang ibu, kata Bupati, tumbuh kembang seorang anak sebagai generasi mendatang bisa menjadi lebih baik, atau bahkan bisa menjadi lebih tidak baik.
“Di tangan seorang ibu lah anak-anak generasi emas bangsa bisa tumbuh dengan baik," katanya.
Ingatan ini Bupati pesankan dalam resepsi hari Ibu yang digelar di pendopo rumah dinas Bupati Blora, Kamis malam, 20 Desember 2018. Resepsi ini merupakan puncak peringatan Hari Ibu tingkat Kabupaten Blora. Acara dipimpin langsung oleh Bupati Djoko Nugroho didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora, Dra. Hj. Umi Kulsum.
Turut hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimda beserta istri, dan seluruh organisasi wanita se Kabupaten Blora beserta masing-masing anggotanya.
Usai upacara, dilanjutkan dengan resepsi yang ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora, yang kemudian diserahkan kepada Ny. Sri Rahayu Bondan Sukarno, salah satu tokoh perempuan Blora yang aktif di berbagai organisasi kewanitaan.
"Selamat Hari Ibu. Seorang ibu harus selalu memberikan asupan makanan dan gizi yang baik untuk tumbuh kembang sang anak. Jangan sampai generasi bangsa ini mengalami stunting," lanjut Bupati.
Tema peringatan hari ibu ini adalah bersama meningkatkan peran perempuan dan laki-laki dalam membangun ketahanan terhadap keluarga untuk kesejahteraan bangsa.
"Saya setuju dengan tema ini. Bagus. Keluarga sehat, ekonomi kuat, perempuan hebat negara kuat, perempuan berdaya negara jaya," kata Bupati.
Sementara Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Blora Sri Handoko, S.Sos, M.Si menyebutkan jika berbagai acara digelar untuk memeriahkan peringatan hari ibu ini.
"Ada sejumlah kegiatan yang dilaksanakan guna memeriahkan peringatan Hari Ibu ke 90 tingkat Kabupaten Blora ini. Sebelumnya telah dilaksanakan kegiatan sidang itsbat nikah massal, kemudian bakti sosial di Kecamatan Jati, kemudian Lomba Gerakan Sayang Ibu dan Bayi (GSIB), Lomba Merias Wajah dan memakai hijab," katanya. (*)
Humas Pemkab Blora