Selasa, 05 September 2017, 15:32 WIB

Kompi C Satgas Yonif 410 Temukan Ladang Ganja di Perbatasan Papua - PNG

Andi Riri Tanaman ganja siap panen yang ditemukan oleh Tim gabungan personel Kompi C Satgas Yonif 410/Alugoro di kampung Kalilapar, Keerom/Pendam.

KEEROM (wartablora.com)—Tim  gabungan personel Kompi C Satgas Yonif 410/Alugoro menemukan ladang ganja siap panen di kawasan lereng hutan antara Kampung Kalilapar dan Kampung Umbapuy, Kabupaten Keerom yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Papua New Guinea (PNG), Minggu (3/9) lalu.

Dalam rilisnya, Selasa (5/9) penemuan ladang ganja ini tanpa disengaja oleh prajurit yang sedang melaksanakan patroli keamanan disekitar  Pos Kalilapar. Patroli sendiri dipimpin langsung oleh Danki C Satgas Lettu Inf Sarimin Syaiful serta Dan Pos Kalilapar Lettu Inf M Ikhsan beserta sepuluh orang anggotanya.

Dari lokasi tersebut ditemukan kurang lebih 40 batang tanaman ganja setinggi rata-rata 150 cm.

Penemuan ini berawal saat prajurit melintasi hutan belantara dengan sangat melelahkan, tiba tiba mereka mencurigai adanya lokasi areal lereng bukit yang gundul. Tim patroli mendekati lokasi ini dengan sangat hati-hati dan penuh waspada. Setelah sampai di lokasi tim mengamati secara cermat keseluruh areal ini, tim sangat terkejut ternyata banyak dtemukan tanaman ganja setinggi rata-rata 150 cm dan siap panen. Kemudian semua tanaman ganja ini di cabut dan dibawa ke Pos Kalilapar untuk diamankan, selanjutnya di serahkan ke Kolakops Korem 172/PWY sebagai barang bukti.

Danki C Lettu Inf Sarimin Syaiful menuturkan, ladang ganja yang siap panen ini belum diketahui siapa pemiliknya. “Sebagaimana kita ketahui, lokasi ini berada di antara Kp Kalilapar dan Kp Umbapuy, nanti kita cari tahu siapa pemilik ladang ganja ini” tuturnya.

Untuk manjangkau lokasi ini, kata Sarimin, memang cukup berat dan jauh dari jalan raya dengan medan yang sulit.

“Kita harus menyeberangi beberapa sungai dan menulusuri lereng gunung serta menembus lebatnya hutan belantara. Pemilik ladang ganja ini nampaknya sengaja memilih tempat yang jauh dari pemukiman/perkampungan supaya tidak terdeteksi oleh siapapun, terutama pihak keamanan, yang bersangkutan menebang pohon-pohon di sekitar lereng bukit yang subur ini untuk dijadikan areal ladang ganja,” bebernya.

“Kedepannya kita akan selalu rutin mengadakan patroli kemanan seperti ini” tambah Danpos Kalilapar Lettu Inf M Ikhsan

Penemuan ladang ganja di wilayah perbatasan oleh prajurit TNI adalah untuk kesekian kalinya. Memang di sepanjang wilayah perbatasan Papua ini memang sangat rentan terhadap penanaman ganja, karena selain kondisi tanah yang sangat subur, juga didukung dengan kondisi cuaca yang sangat sejuk dan sering turun hujan. Apalagi  ganja yang berasal dari PNG itu, kabarnya memiliki kualitas yang bagus sehingga banyak diminati. Dari hasil penanaman ganja ini hasilnya sangat menggiurkan bagi siapa saja. (*)

Laporan : Andi Riri



Jumat, 22 Desember 2017

Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Jiken memelopori peternak sapi di desanya untuk mengembangkan alat giling pakan ternak. Sebagai bentuk kepedulian polisi terhadap masyarakat yang dibinanya.


Rabu, 03 Mei 2017

Sudah sering donor darah, tapi masih takut lihat jarum suntik dan darahnya sendiri. Selalu berdebar saat jarum hendak menusuk lengannya.


Juni 2017

Gencarnya polisi merazia pemakai kendaraan baiknya disikapi lebih arif dari warga negara. Tak perlu curiga bahwa polisi sedang mencari-cari kesalahan.


Back to Top
copyright © wartablora dotcom 2026
All right reserved