Rabu, 27 September 2017, 16:35 WIB

TNI Manunggal Membangun Desa di Gersi

Dari Buat Jalan Makadam hingga Bikin Talud

Humas Pemkab Blora Bupati Blora, Rabu (27/9/2017), menyerahkan sekop sebagai penanda dimulai kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap III 2017.

BLORA (wartablora.com)—Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap III tahun ini akan dipusatkan di Desa Gersi, Kecamatan Jepon. Di desa ini, selama sebulan dimulai Rabu (27/9/2017), tentara angkatan darat di antaranya akan membangun jalan makadam sepanjang 390 meter dan membuat talud sepanjang 250 meter.

Kegiatan yang melibatkan jajaran tentara di Kodim 0721/Blora ini dibuka Bupati Blora Djoko Nugroho, Rabu (27/9/2017).

"Dengan adanya TMMD Sengkuyung tahap tiga ini dapat mendukung peningkatan kesejahteraan dan mampu mewujudkan keutuhan NKRI. Dengan adanya TMMD diharapkan dapat mewujudkan masyarakat yang mandiri dan mempunyai karakter kebangsaan yang kuat demi terwujudnya Indonesia yang mandiri," kata Bupati membacakan sambutan dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam TMMD Sengkuyung Tahap III.

Bupati sendiri berharap pada kegiatan tersebut agar dapat membantu meningkatkan indeks pembangunan manusia di Kabupaten Blora.

"Seperti kita ketahui bersama, saat ini Indeks pembangunan manusia Kabupaten Blora masih berada pada posisi 28 dari 35 kabupaten di Jawa Tengah. Karenanya saya berharap TMMD Sengkuyung tahap 3 ini dapat membantu meningkatkan indeks pembangunan manusia di Kabupaten Blora," cetusnya.

Bupati mengatakan, salah satu yang menjadi perhatian pemerintah kabupaten Blora adalah perlu adanya kegiatan jambanisasi.

"Supaya dapat menciptakan masyarakat yang lebih sehat. Sehingga kedepannya kegiatan jambanisasi dapat diikutsertakan dalam kegiatan TMMD Sengkuyung," harap Bupati.

Pembangunan jalan makadam sepanjang 390 meter dengan lebar jalan 2,5 meter akan dikerjakan dalam dua tahap di dua ruas sepanjang sebulan ini. Ruas pertama akan dibangun sejauh 90 meter, dan sisanya dikerjakan di ruas kedua. Sementara untuk pembuatan talud sepanjang 250 meter dengan kedalaman 1 meter juga akan dikerjakan dalam 2 tahap. Di tahap pertama, di kanan dan kiri akan dikerjakan talud sepanjang 150 meter. Sementara tahap berikutnya akan menyelesaikan sisanya, yang dikerjakan hanya di sisi kiri.

Untuk kegiatan yang non fisik, tentara akan melakukan penyuluhan-penyuluhan ke penduduk desa. Di antaranya: kependudukan dan kesehatan, pendidikan, bela negara, kerukunan umat beragama, kamtibmas dan terorisme, pertanian dan peternakan, kesehatan lingkungan, dan penyuluhan kehutanan dan lingkungan hidup. Akan ada juga sosialisasi balik nama kendaraan gratis dari Samsat Blora. (*)

Editor : Hendra



Jumat, 22 Desember 2017

Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Jiken memelopori peternak sapi di desanya untuk mengembangkan alat giling pakan ternak. Sebagai bentuk kepedulian polisi terhadap masyarakat yang dibinanya.


Rabu, 03 Mei 2017

Sudah sering donor darah, tapi masih takut lihat jarum suntik dan darahnya sendiri. Selalu berdebar saat jarum hendak menusuk lengannya.


Juni 2017

Gencarnya polisi merazia pemakai kendaraan baiknya disikapi lebih arif dari warga negara. Tak perlu curiga bahwa polisi sedang mencari-cari kesalahan.


Back to Top
copyright © wartablora dotcom 2026
All right reserved