Rabu, 05 Oktober 2016, 15:40 WIB

Dimutasi, Pekerja Minyak PT Geo Cepu Ancam Mogok

wartablora.com Sugiharto, Humas PT Geo Cepu Indonesia (GCI).

BLORA (wartablora.com)Pekerja alih daya yang bekerja di PT Geo Cepu Indonesia mengancam mogok kerja jika tak ada perundingan hingga titik temu antara para pekerja dengan manajemen PT Geo Cepu Indonesia. Agung Pujo Susilo, Ketua Serikat Pekerja Kontrak Pertamina (SPKP) Cepu menyatakan siap untuk mogok kerja.

Ancaman mogok kerja ini dilontarkan setelah 16 pekerja yang beroperasi di lapangan minyak distrik Nglobo dimutasi.

"Ini masih tarik ulur, ada perundingan atau tidak," kata Pujo saat dihubungi wartablora.com, Rabu siang (5/10/2016).

Sedianya mogok akan dilakukan pagi hari. Namun SPKP masih memberikan waktu untuk manajemen PT Geo Cepu mau diajak pertemuan tripartit dengan Dinas Tenaga Kerja setempat.

"Pertemuan kalau tidak di kantor PT Geo, ya di Dinas Tenaga Kerja," ujar Pujo.

Namun, hingga jelang jam 3, wartablora.com yang menanti di Kantor Dinas Tenaga Kerja lalu melanjutkan penantiannya di kantor PT Geo Cepu Indonesia di depan SD Kartini tak mendapati akan adanya pertemuan.

"Ini kita siap untuk mogok kerja," kata Pujo.

Sugiharto, Humas PT Geo Cepu Indonesia (GCI), menyatakan tuntutan perundingan SPKP Cepu tersebut salah alamat. Harusnya, kata Sugiharto, perundingannya dengan perusahaan tempat mereka dialih-dayakan.

"Ini yang dituntut kita terus," ucap Sugiharto.

Meski demikian, PT Geo Cepu Indonesia menurut Sugiharto tetap mencoba memfasilitasi.

"Kami undang saja ke kantor kita di sini. Undangan juga untuk pimpinan perusahaan outsourcing (alih daya) mereka," kata Sugiharto. 

Hingga jelang 3 sore, tanda-tanda adanya pertemuan tak nampak. Baik di Kantor Disnaker Kabupaten Blora maupun di Kantor PT GCI, tak ada tanda-tanda kedatangan PT Caraka Perdana Megah, perusahaan alih daya 16 pekerja yang dimutasi tersebut. (*)



Jumat, 22 Desember 2017

Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Jiken memelopori peternak sapi di desanya untuk mengembangkan alat giling pakan ternak. Sebagai bentuk kepedulian polisi terhadap masyarakat yang dibinanya.


Rabu, 03 Mei 2017

Sudah sering donor darah, tapi masih takut lihat jarum suntik dan darahnya sendiri. Selalu berdebar saat jarum hendak menusuk lengannya.


Juni 2017

Gencarnya polisi merazia pemakai kendaraan baiknya disikapi lebih arif dari warga negara. Tak perlu curiga bahwa polisi sedang mencari-cari kesalahan.


Back to Top
copyright © wartablora dotcom 2026
All right reserved