Sabtu, 22 September 2012, 14:52 WIB

Mundur, Belasan Politisi Golkar Blora Loncat ke Nasdem

Pewarta : Gatot Aribowo
Gatot Aribowo Seorang kader Partai Golkar Blora menunjukkan kartu keanggotaannya di Partai Golkar. Kartu ini dikembalikan ke partai untuk menandai mereka mundur dari partai berlambang pohon beringin tersebut.

BLORA (wartabora.com)—Puluhan politisi Partai Golkar Kabupaten Blora meloncat ke partai baru bentukan Surya Paloh, Nasional Demokrat (Nasdem).

Meloncatnya belasan politis ini sebelumnya didahului dengan aksi mundur dari kepengurusan dan keluar ramai-ramai dari partai berlambang pohon beringin tersebut. Mereka kecewa dengan Ketua Umum DPD Partai Golkar Kabupaten Blora lantaran tak pernah dilibatkan dalam kegiatan-kegiatan partai.

Secara simbolis, penyerahan surat pengunduran diri ini dilakukan Ketua Harian Partai Golkar DPD Kabupaten Blora Haryono SD pada Rabu pagi, 26 September 2012. Sementara dari Ketua Umum dan Sekretaris DPD Golkar Kabupaten Blora yang menerima surat pengunduran diri ini diwakili Wakil Ketua Umum dan Wakil Sekretaris.

“Kami kecewa karena sejak hampir tiga tahun kami menjadi pengurus tidak pernah sama sekali dilibatkan dalam kegiatan partai. Bahkan tanggal 7 September lalu saat partai melakukan pendaftaran ulang ke KPU, kami tidak disertakan,” kata Haryono mewakili pengurus yang lain.

Haryono mengklaim, saat ini baru ada 20-an kader Partai Golkar Kabupaten Blora yang hengkang dari partai yang menjagokan Aburizal Bakri jadi calon presiden dalam pemilihan 2014 mendatang.

“Semalam banyak yang telepon saya akan ikut pula keluar dari partai ini. Saat ini memang baru 20-an orang. Namun bisa jadi akan bertambah,” kata Haryono.

Loncat ke Nasdem

Usai menyerahkan surat pernyataan pengunduran diri dari kepengurusan Partai Golkar DPD Kabupaten Blora dan keluar dari partai, Haryono bersama belasan pengurus segera bartandang ke markas Partai Nasdem Kabupaten Blora di Ketangar, Blora, Rabu siang 26 September 2012. Haryono bersama kawan-kawannya memutuskan untuk menanggalkan baju Golkar dan mengenakan baju Nasdem.

Rombongan dari barisan sakit hati Partai Golkar ini bergabung dengan Surya Paloh yang kalah dalam perebutan Ketua Umum Partai Golkar pada 8 Oktober 2009 silam. Rombongan ini disambut dengan senyum lebar dari Sudarmini, Ketua Partai Nasdem DPD Kabupaten Blora. Segera setelah kedatangan sempalan orang-orang Golkar, Sudarmini secara simbolis mengenakan jaket Nasdem ke Haryono dan kawan-kawan.

“Saya akan turut membesarkan partai Nasdem di Kabupaten Blora,” janji Haryono di hadapan puluhan kader Nasdem yang berkumpul pada siang itu. (*)



Jumat, 22 Desember 2017

Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Jiken memelopori peternak sapi di desanya untuk mengembangkan alat giling pakan ternak. Sebagai bentuk kepedulian polisi terhadap masyarakat yang dibinanya.


Rabu, 03 Mei 2017

Sudah sering donor darah, tapi masih takut lihat jarum suntik dan darahnya sendiri. Selalu berdebar saat jarum hendak menusuk lengannya.


Juni 2017

Gencarnya polisi merazia pemakai kendaraan baiknya disikapi lebih arif dari warga negara. Tak perlu curiga bahwa polisi sedang mencari-cari kesalahan.


Back to Top
copyright © wartablora dotcom 2026
All right reserved