Selasa, 08 Agustus 2017, 20:55 WIB

Terbentuk, 16 Pengurus Percasi di 16 Kecamatan di Blora

Humas Percasi Blora Para juara Camat Kedungtuban Cup berfoto bersama dengan Camat Kedungtuban Dasiran.

BLORA (wartablora.com)—Setelah dilantik dua bulan lalu, Pengurus Kabupaten (Pengkab) Percasi Kabupaten Blora telah berhasil membentuk Pengurus Kecamatan (PK) Percasi di 16 kecamatan di Kabupaten Blora. Pelantikan pengurus di 16 kecamatan ini ditandai dengan dilantiknya PK Percasi Kecamatan Kedungtuban oleh Ketua Umum Pengkab Percasi Kabupaten Blora Siswanto di Pendopo Kecamatan Kedungtuban, Selasa (8/8/2017).

"Syukur Alhamdulillah telah terbentuk semua kepengurusan di tingkat kecamatan," kata Siswanto dalam rilisnya yang dikirim ke redaksi wartablora.com, Selasa malam.

Terpilih sebagai Ketua PK Percasi Kedungtuban adalah Ardi Kristanto.

Usai dilantik, PK Percasi Kedungtuban pun menggelar lomba untuk memperebutkan Camat Kedungtuban Cup. Lomba ini diikuti 90 peserta, baik umum maupun pelajar.

"Peserta datang dari 16 kecamatan yang ada di Kabupaten Blora. Tak hanya itu, ada juga peserta dari Wirosari dan Purwodadi," kata Ardi Kristanto.

Lilik Yulianto pecatur Pra Porprov Kabupaten Blora asal Japah berhasil meraih juara 1 kategori senior. Diikuti Arifin dari Ngawen, Rizki Ispriyanto dari Tunjungan. Selanjutnya Arie (Wirosari), Yusman (Blora), Kartono (Wirosari), Bela Adilah, Jayus, Yono (Cepu), Arifin (Kedungtuban), Kiswandi (Krdungtuban), Rifki (Randublatung), Gendut Murjito (Cepu), Budi Solikhin (Blora) dan Bambang (Ngawen).

Nadia (SDN 1 Ngraho), juara 3 Tegar (MI Al Hidayah), selanjutnya Rizal (SMP Muhammadiyah Wado), Aken MI Assalam 1 Wado), Danang (SMPN 1 Kedungtuban).

Ketua Umum Pengkab Percasi Kabupaten Blora Siswanto menyampaikan catur Kedungtuban adalah yang terbaik di Kabupaten Blora. Hal ini dilihat dari sisi pembinaan, prestasi, dan pe-massal-an. (*)



Senin, 24 September 2018

Belasan petani mendatangi DPRD Kabupaten Blora, Senin, 24 September 2018 untuk audiensi. Bertepatan dengan hari tani, mereka menyatakan keinginannya bertani sekaligus bisa mengecerkan pupuk bersubsidi sendiri.


Senin, 31 Juli 2017

Rabu, 03 Mei 2017

Sudah sering donor darah, tapi masih takut lihat jarum suntik dan darahnya sendiri. Selalu berdebar saat jarum hendak menusuk lengannya.


Juni 2017

Gencarnya polisi merazia pemakai kendaraan baiknya disikapi lebih arif dari warga negara. Tak perlu curiga bahwa polisi sedang mencari-cari kesalahan.


Back to Top
copyright © wartablora dotcom 2026
All right reserved