Rabu, 27 September 2017, 20:41 WIB

Siswa SD-SMP Dilarang Nonton Film G30S

Poster film Pengkhianatan G30S PKI

JAKARTA (wartablora.com)—Banyaknya adegan sadis dalam film Pemberontakan G30S membuat film ini tak layak konsumsi untuk anak-anak. Karenanya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhajir Effendy tidak mengijinkan siswa Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama menonton film tersebut.

"Film ini bukan konsumsi anak-anak. SD tidak boleh. SMP juga enggak boleh," ujarnya usai menghadiri rapat senat terbuka penganugerahan gelar doktor kehormatan kepada Megawati Soekarnoputri di Auditorium Universitas Negeri Padang, Rabu 27 September 2017.

Film tersebut menurut dia khusus untuk dewasa. Misalnya, ia menyebut bisa berlaku untuk siswa Sekolah Menengah Atas.

"Kan ada standarnya, sensor film. Itu ada keterangan bahwa film itu hanya bisa ditonton untuk dewasa. Dulu saja televisi menayangkan setelah pukul 10 malam," ujarnya.

Kata dia, banyak adegan dalam film tersebut yang tidak layak disaksikan anak-anak. Di antaranya adanya muatan sadis dalam beberapa adegan.

Muhajir telah mengingatkan dinas pendidikan yang menganjurkan siswa SD dan SMP menonton film G30S PKI. Salah satunya Dinas Kota Padang.
Malah Muhajir akan memberikan sanksi kepada Kepala Dinas Pendidikan yang masih mewajibkan siswanya untuk menonton. Salah satu sanksinya berupa teguran.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Kota Padang mengeluarkan surat edaran menonton film lawas G30S PKI bagi siswa Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama. Dalam surat edaran dengan nomor 421.1/435.7/DP/Dikdas,3/2017 itu disebutkan, siswa bisa menonton film tersebut pada Sabtu 30 September 2017 pukul 20.00 WIB.

"Iya untuk siswa SD dan SMP. Tapi harus didampingi orang tuanya," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Barlius, Senin 25 September 2017.

Barlius mengatakan, siswa diwajibkan untuk membuat resume film G30S PKI tersebut dengan tulisan tangan di kertas folio. Kemudian dikumpulkan ke wali kelas masing-masing pada Senin 2 Oktober 2017. (*)

Sumber : Tempo



Senin, 13 Februari 2017

Bekas dapur itu kini jadi perpustakaan. Tempat bertamunya pengagum Pram, untuk sekedar mendengar kisah Pram di masa silam.


Selasa, 12 Juni 2018

Senin, 26 September 2016

Bagi Jenny Yudiana, rangking di kelas itu penting. Bermula dari rangking itulah ia akhirnya menyabet juara I Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kesehatan tingkat provinsi Jawa Tengah.


Juni 2017

Gencarnya polisi merazia pemakai kendaraan baiknya disikapi lebih arif dari warga negara. Tak perlu curiga bahwa polisi sedang mencari-cari kesalahan.


Back to Top
copyright © wartablora dotcom 2026
All right reserved