Selasa, 04 April 2017, 17:43 WIB

Dari Laporan Pertanggungjawaban Bupati Blora

WTP, Realisasi Rencana Anggaran Belum Dekati 100%

Ari Prayudhanto/wartablora.com Bupati Blora Djoko Nugroho menyampaikan LKPj (Laporan Keterangan Pertanggungjawaban) tahun 2016 dalam sidang paripurna DPRD yang digelar Selasa, (4/4/2017).

BLORA (wartablora.com)—Rapat paripurna pertanggunjawaban Bupati Blora dalam menjalankan pemerintahan Kabupaten Blora selama 2016 digelar DPRD Kabupaten Blora, Selasa (4/4/2017). Dalam laporannya Bupati Blora Djoko Nugroho menyampaikan realisasi anggaran di tahun anggaran 2016 dan hasil audit dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Tengah.

"Dari sisi pendapatan dalam APBD di tahun 2016, telah direalisasikan 96,27% dari target pendapatan yang dipatok di tahun itu," sebut Bupati dalam paripurna tersebut.

Pemerintahan Bupati Djoko Nugroho di tahun itu menargetkan pendapatan hingga Rp1.943 miliar lebih.

"Namun realisasi pendapatan hanya Rp1.870.560.303.504," katanya.

Sementara di sisi belanja dalam APBD, di tahun lalu capaian Pemerintahan Bupati Djoko Nugroho hanya di angka 94,42 persen dari target anggaran pendapatan yang dibelanjakan.

"Realisasi belanja pemerintah daerah Kabupaten Blora tahun 2016 mencapai Rp 1.964.188.841.554 triliun atau 94,42% dari target anggaran dalam APBD setelah perubahan sebesar Rp 2.080.215.649.302 triliun," sebutnya.

Dengan demikian, dari realisasi pendapatan dan belanja ada defisit yang mencapai Rp93,6 miliar lebih.

Dalam menyampaikan laporan keterangan pertanggungjawabannya itu, Bupati Djoko Nugroho juga menyampaikan hasil penilaian atas audit dari BPKP Provinsi Jawa Tengah.

"Di bidang pengelolaan keuangan, Kabupaten Blora dapat mewujudkan opini dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jawa Tengan dengan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)," sebutnya lagi.

Kesempatan paripurna tersebut juga digunakan Bupati Djoko Nugroho untuk menyampaikan kemajuan-kemajuan yang telah dicapai pemerintahannya sepanjang tahun lalu.

"Di infrastruktur, kami dapat meningkatlkan luas irigasi dalam kondisi baik dari tahun sebelumnya yang hanya 20,09 persen menjadi 29,38 persen. Ini peningkatan yang cukup signifikan," katanya.

Selain itu Bupati Djoko Nugroho juga menyampaikan capaian-capaian di infrastruktur jalan. Di tahun 2016 ada penambahan ruas baru jalan sejauh 416,15 kilometer. (*) 



Jumat, 22 Desember 2017

Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Jiken memelopori peternak sapi di desanya untuk mengembangkan alat giling pakan ternak. Sebagai bentuk kepedulian polisi terhadap masyarakat yang dibinanya.


Rabu, 03 Mei 2017

Sudah sering donor darah, tapi masih takut lihat jarum suntik dan darahnya sendiri. Selalu berdebar saat jarum hendak menusuk lengannya.


Juni 2017

Gencarnya polisi merazia pemakai kendaraan baiknya disikapi lebih arif dari warga negara. Tak perlu curiga bahwa polisi sedang mencari-cari kesalahan.


Back to Top
copyright © wartablora dotcom 2026
All right reserved