Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Blora dan Dinas Kehutanan Kabupaten Blora esok akan tiada lagi. Dua dinas ini akan dibubarkan. ESDM rencananya akan jadi Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) dari Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah. Sementara Kehutanan akan menjadi Balai Pengelolaan Hutan (BPH) di bawah struktural Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Tengah. Bagaimana aktivitas terakhir 2 dinas ini?
BLORA (wartablora.com)—Kesibukan Aparatur Sipil Negara (ASN) tampak di kantor Dinas ESDM Kabupaten Blora di Jalan Gunandar Blora, Tugu Pancasila ke arah selatan depan Kantor PLN Blora. Mereka tengah membundel dokumen dan berkas-berkas, ditali dengan tali rafia. Tumpukan bundel-bundel itu berserakan di lantai, sebagian telah dimasukkan dalam kardus. Jumlahnya cukup banyak.
"Ini akan kita kirim ke Kearsipan Daerah," kata Kepala Dinas ESDM Kabupaten Blora Setyo Edy kepada wartablora.com, Jumat (30/12/2016).
Berkas-berkas dan dokumen tersebut sebagian besar tak akan dipakai lagi. Pasalnya, mulai Selasa depan (3/1/2017) Dinas ESDM Kabupaten Blora tidak akan ada lagi. Sejumlah 28 ASN yang bertugas di Dinas ESDM Kabupaten Blora selama ini sebagian kecil akan menjadi bagian dari Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah.
Setyo Edy menyebutkan, sejumlah 9 ASN akan bertugas untuk Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah dan 4 ASN akan bertugas untuk Kementerian ESDM Republik Indonesia.
"Ada 9 yang statusnya akan menjadi bagian dari ESDM Provinsi, dan 4 untuk pusat, sementara sisanya tetap jadi ASN Pemerintah Kabupaten Blora. Empat yang untuk pusat terdiri dari Eselon III ada 1 orang, dan Eselon IV ada 3 orang," jelas Setyo Edy.
Sisa yang masih menjadi ASN Pemkab Blora termasuk Setyo Edy sendiri. Setyo Edy masih menunggu penugasan baru per awal Januari tahun depan. Rencananya Pemkab Blora akan melantik lebih dari 860 pejabat dari Eselon II hingga Eselon IV pada Sabtu besok (31/12/2016). Apakah itu termasuk Setyo Edy yang akan menjadi 1 dari 29 pejabat setingkat Eselon II B?
"Saya tidak tahu. Pastinya saya siap ditugaskan di mana saja. Sementara lainnya yang masih menjadi ASN Pemkab Blora akan dimutasi ke tempat lain," kata Setyo Edy yang akan masuk masa pensiun 2 tahun lagi, di tahun 2019 mendatang.
Pejabat setingkat Eselon II B adalah ASN yang menjadi pucuk pimpinan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ada 29 pejabat setingkat Eselon II B yang akan dilantik di hari terakhir tahun 2016.
Kantor Dinas ESDM Kabupaten Blora akan kosong setelah dinas ini dibubarkan. Sembilan yang menjadi ASN Pemrov Jawa Tengah direncanakan akan menempati kantor sementara.
"Kalau tidak di eks Kantor Bina Marga ya di Rumah Dinas Samsat. Dua ini merupakan aset milik Pemerintah Provinsi," ujar Setyo Edy.
Jika di kantor Dinas ESDM Kabupaten Blora tampak sibuk tengah mengosongkan kantor, tidak demikian yang terjadi di Kantor Dinas Kehutanan Kabupaten Blora di Jalan GOR Mustika, sebelah barat Gedung Olahraga (GOR) Mustika. Di kantor Dinas Kehutanan ini ASN-nya tampak beraktivitas seperti biasanya. Salah seorang ASN yang enggan ditulis namanya mengatakan jika penyerahan aset-aset milik Pemerintah Kabupaten Blora telah dilakukan beberapa hari yang lalu.
"Beberapa aset yang milik Pemkab Blora telah dikembalikan. Salah satunya juga ada sepeda motor, selain berkas-berkas atau dokumen-dokumen," kata ASN tersebut.
Walau masih beraktivitas seperti biasa, beberapa ASN mengaku mereka tengah mengalami kegalauan. Pasalnya sebagian mereka yang telah menjabat struktural di OPD Dinas Kehutanan Kabupaten Blora tak lagi menjabat struktural. Mereka khawatir sebagian dari tunjangan jabatan atau tunjangan yang lain serta merta hilang.
"Ini nantinya kan akan jadi Balai Pengelolaan Hutan (BPH) di bawah Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Tengah. Membawahi Kabupaten Grobogan dan Kabupaten Blora. Kepalanya jadi Kepala Balai Pengelolaan Hutan. Hari ini (Jumat, 30/12/2016) dilantik di Semarang," kata ASN yang enggan disebut namanya itu.
Ada sejumlah 62 ASN yang akan berstatus jadi ASN Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Sebelumnya ada 65 ASN (termasuk seorang Kepala Dinas) yang bertugas di Dinas Kehutanan Kabupaten Blora, termasuk 2 yang masuk masa pensiun.
"Kantornya nanti tetap di sini," pungkas ASN tersebut. (*)
wartablora.com