BLORA (wartablora.com)—Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah Yudhi Sancoyo menyatakan kesiapan komisinya di DPRD Provinsi untuk mengawal usulan-usulan petani, khususnya petani yang ada di Kabupaten Blora. Pernyataan ini disampaikannya saat kunjungan kerjanya bersama anggota-anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah di Desa Gadon, Kecamatan Cepu, Selasa (3/10/2017).
"Silakan sampaikan usulan-usulan kepada kami untuk mengatasi permasalahan yang ada. Usulan-usulan ini akan kami catat, kami kawal bersama untuk selanjutnya akan kami rekomendasikan ke pemerintah," kata mantan Bupati Blora ini.
Usulan ini, kata dia, bisa dirincikan dalam bentuk proposal.
"Nanti saya sendiri yang akan mengawalnya. Kasihkan proposalnya ke rumah saya di Blora," ujarnya.
Kendati demikan ia meminta ke Dinas Pertanian dan Perkebunan Jawa Tengah bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Blora untuk ikut membantu permasalahan-permasalahan yang ada di lapangan.
"Misalkan permasalah pupuk. Kami siap melakukan komunikasi dengan Petrokimia Gresik dan Pusri untuk menambah persediaan pupuk bersubsidi buat Kabupaten Blora," katanya.
Pernyataan kesiapan ini disampaikan Yudhi untuk menjawab keluhan-keluhan petani yang dikunjungi di desa tersebut. Sebelumnya, petani di desa Gadon menyatakan keinginannya untuk bisa swasembada beras. Untuk bisa mewujudkan keinginannya ini, mereka membutuhkan alat pengering dan selepan.
"Desa kami ini," kata Sutiono, ketua salah satu kelompok tani di desa Gadon, "memang selalu tanam padi terus karena menggunakan air Bengawan Solo. Jadi kita sudah swasembada gabah, tapi belum swasembada beras. Disebabkan tidak punya alat pengering dan selepan."
Dalam kunjungannya ini ia ditemani beberapa anggota komisi, dan diantarkan oleh Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Blora Slamet Pamudji, serta pejabat-pejabat di dinas instansi teknis terkait. (*)
Editor : Daryanto
Humas Pemkab Blora