Senin, 20 November 2017, 19:27 WIB

Pemuda Desa Sempu Dilatih Budidaya Jamur Merang

Tulus Prihadi Pelatihan budidaya jamur merang kepada pemuda desa Sempu, Kecamatan Kunduran, Minggu (19/11/2017).

KUNDURAN (wartablora.com)—Tak kurang 50 pemuda Desa Sempu, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora mengikuti pelatihan penguatan wirausaha di Balai Desa Sempu, Minggu, 19 November 2017. Pelatihan penguatan wirausaha yang diselenggarakan Fasilitator Pemuda Mandiri Membangun Desa (PMMD) Kemanterian Pemuda dan Olahraga tersebut memfokuskan pada budidaya jamur merang.

Tulus Prihadi, Fasilitator PMMD Kemenpora RI di Desa Sempu mengatakan, dengan pelatihan tersebut diharapkan dapat membuat pemuda desa siap mengembangkan usaha di budidaya jamur merang.

"Kami berharap dapat memotivasi para pemuda untuk membuka usaha mandiri budidaya jamur sekala rumah tangga," katanya dalam rilis yang dikirim ke email redaksi@wartablora.com, Senin (20/11/2017).

Ditambahkannya, budidaya jamur merang memiliki prospek usaha yang menjanjikan.

"Jamur merang ini bernilai ekonomi tinggi. Target pemasarannya luas, dan cara pembudidayaannya mudah, serta dapat dilakukan dalam skala rumah tangga," paparnya.

Ia berharap kegiatan pelatihan tersebut dapat mempengaruhi masyakarat agar tidak bergantung pada satu jenis mata pencaharian.

"Dapat memotivasi agar masyarakat berani membuka usaha sendiri," imbuhnya.

Suwarno, Kepala Desa Sempu mengapresiasi kegiatan pelatihan budidaya jamur merang ini.

"Apresaiasi yang setinggi-tinginya untuk kegiatan Program Pemuda Mandiri Membangun Desa sebagai lengkah awal untuk menciptakan pemuda wirausaha," katanya.

Sebagai orang nomor satu di Desa Sempu, Suwarno berharap usai pelatihan ini dapat tercipta pemuda-pemuda desa yang mampu berwirausaha di bidang pembudidayaan jamur merang.

"Apalagi orang muda yang harus memiliki motivasi, keterampilan, dan mampu memanfaatkan peluang wirausaha. Tentu sesuai dengan potensi diri dan potensi sumber daya lingkungan. Sehingga mampu meningkatkan produktifitas diri dan lingkungannya,” harapnya. (*)



Senin, 24 September 2018

Belasan petani mendatangi DPRD Kabupaten Blora, Senin, 24 September 2018 untuk audiensi. Bertepatan dengan hari tani, mereka menyatakan keinginannya bertani sekaligus bisa mengecerkan pupuk bersubsidi sendiri.


Rabu, 03 Mei 2017

Sudah sering donor darah, tapi masih takut lihat jarum suntik dan darahnya sendiri. Selalu berdebar saat jarum hendak menusuk lengannya.


Juni 2017

Gencarnya polisi merazia pemakai kendaraan baiknya disikapi lebih arif dari warga negara. Tak perlu curiga bahwa polisi sedang mencari-cari kesalahan.


Back to Top
copyright © wartablora dotcom 2026
All right reserved