Senin, 19 Desember 2016, 14:17 WIB

Cegah Adanya Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, Desa Kamolan Bentuk Satgas

wartablora.com Camat Blora Kunto Aji mengukuhkan 5 dari 6 anggota Satgas Perlindungan Anak dan Perempuan Desa Kamolan, Senin (19/12/2016).

BLORA (wartablora.com)—Desa Kamolan menjadi satu-satunya desa di Kabupaten Blora yang membuat Satuan tugas (Satgas) Perlindungan Anak dan Perempuan. Satgas yang digagas Sekretaris Desa Kamolan Evi Kartikasari ini dikukuhkan Camat Blora Kunto Aji pada Senin (19/12/2016) di sela acara Penyuluhan Perlindungan Anak dan Perempuan di Balai Desa Kamolan. Tugas Satgas ini untuk mendeteksi secara dini adanya kekerasan yang menimpa anak-anak dan perempuan, baik di dalam rumah tangga maupun di luar rumah.

"Selain itu Satgas ini juga memiliki tugas untuk memberikan edukasi pencegahan masalah-masalah kekerasan dalam rumah tangga," kata Evi di sela-sela acara.

Satgas ini beranggotakan kaum perempuan yang terdiri dari 6 orang. Lima di antara mereka yang turut dalam acara pengukuhan adalah Kartini, Siti Maspuah, Sri Handayani, Masriin, dan Hartini.

"Jadi sebelumnya kami membuat sebuah kelompok kerja yang kami beri nama Sehati. Di dalamnya ini ada Satgas Perlindungan Anak dan Perempuan," kata alumni SMA Negeri 1 Blora angkatan tahun 1994 ini.

Satgas ini, kata Evi, nantinya akan diberikan pembekalan-pembekalan dari mitra-mitra kerja terkait sebelum terjun memberikan sosialisasi dan edukasi untuk pencegahan adanya kekerasan terhadap anak dan perempuan.

"Kami akan mencari mitra-mitra kerja, seperti Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Blora atau dari Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Kabupaten Blora untuk memberikan pembekalan-pembekalan yang nantinya akan diedukasikan ke masyarakat," kata Evi yang juga merupakan Sekretaris Relawan Teknologi dan Informasi (RTIK) Kabupaten Blora ini.

Pemberian edukasi ke warga, lanjut Evi, melalui sinergi dengan kelompok-kelompok organisasi kewanitaan yang ada di Desa Kamolan.

"Bisa dengan kelompok ibu-ibu pengajian maupun PKK, atau juga di arisan ibu-ibu," imbuhnya.

Sementara itu dalam acara Penyuluhan Perlindungan Anak dan Perempuan di Balai Desa Kamolan hadir Kepala Unit PPA Polres Blora Ipda Lilik yang memberikan penyuluhan tentang kajian hukum yang terkait dengan tindak kekerasan terhadap anak dan perempuan dalam rumah tangga. Selain itu juga diberikan penyuluhan tentang kesehatan bagi ibu dan anak.

Dimeriahkan dengan hiburan tari-tarian anak dan standup comedy, penyuluhan ini mengambil tema Indonesia Strong From Home Menuju Generasi Emas 2045. Camat Blora Kunto Aji dalam sambutannya mengaku gembira dengan adanya penyuluhan ini.

"Sebab dari rumah sebagai unit terkecil bangsa dan negara kita akan kuat," katanya. (*)



Minggu, 18 Februari 2018

Desa Kemiri di Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora semakin bergairah. Desa berpenduduk tak kurang 3.400 jiwa itu kini sedang asyik membangun BUM-Des.


Rabu, 03 Mei 2017

Sudah sering donor darah, tapi masih takut lihat jarum suntik dan darahnya sendiri. Selalu berdebar saat jarum hendak menusuk lengannya.


Juni 2017

Gencarnya polisi merazia pemakai kendaraan baiknya disikapi lebih arif dari warga negara. Tak perlu curiga bahwa polisi sedang mencari-cari kesalahan.


Back to Top
copyright © wartablora dotcom 2026
All right reserved