Jumat, 16 Februari 2018, 23:25 WIB

Warga Demak Ditemukan Tewas

Kapolres Blora: Ada Indikasi Dibunuh

Pewarta : Gatot Aribowo
Ist. Sesosok mayat wanita ditemukan di jalan raya Blora-Randublatung, Jumat (16/2/2018).

BLORA (wartablora.com)—Seorang perempuan berusia sekitar 30-an tahun ditemukan tewas di pinggir jalan raya Randublatung - Blora, Jumat, 16 Februari 2018. Luka sayatan ditemukan di bagian perut wanita ini. Dugaan sementara dari otoritas berwenang, perempuan ini dibunuh dan mayatnya dibuang di pinggir jalan.

"Ada indikasi (wanita ini) dibunuh," kata Kapolres Blora AKBP Saptono kepada wartawan, Jumat malam.

Mayat wanita ini ditemukan warga di hutan tanaman mahoni petak 119 RPH Jatisumo PKPH Kedungjambu KPH Randublatung, masuk wilyah Kelurahan Wulung, Kecamatan Randublatung.

Jumat siang hingga petang, mayat telah diautopsi di RSUD Blora.

"Kita telah selesai melakukan autopsi, dan masih menunggu hasilnya dari dokter," ujar Kapolres.

Dari identifikasi kepolisian, wanita ini diketahui berasal dari Demak. Belum jelas, apakah wanita ini bekerja di Blora atau melakukan kunjungan ke Blora.

"Asalnya dari Demak. Tadi ditemukan ada luka sayatan di perut," terang Kapolres.

Mayat perempuan ini ditemukan Jumat siang, sebelum sholat Jumat. Pertama kali yang melihat adanya mayat di pinggir jalan ini adalah Harsono, warga Dukuh Ploso, Desa Kediren, Kecamatan Randublatung. Semula Harsono mengira itu boneka besar. Sempat ia tak berani mendekat. Setelah ada warga yang melintas, ia pun meminta bantuan untuk menengok sosok yang dikiranya boneka itu.

Kaget, yang dikira boneka itu ternyata sesosok mayat perempuan. Harsono pun melaporkan temuan ini ke aparat polisi di Polsek Randublatung.

Mayat ditemukan telentang, dengan tangan kiri menekuk ke atas. Wanita berkulit putih ini berbaju merah muda pekat, dengan bawahan rok warna merah maron, kaki berstoking mengangkang.

Selain luka sayatan di perut, polisi juga menemukan adanya memar di kepala bagian belakang, juga memar di punggung.

"Kita masih dalami. Akan kita sampaikan bila telah ada perkembangan," pungkas Kapolres di sela-sela acara Syukuran Hari Pers Nasional. (*)



Jumat, 22 Desember 2017

Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Jiken memelopori peternak sapi di desanya untuk mengembangkan alat giling pakan ternak. Sebagai bentuk kepedulian polisi terhadap masyarakat yang dibinanya.


Rabu, 03 Mei 2017

Sudah sering donor darah, tapi masih takut lihat jarum suntik dan darahnya sendiri. Selalu berdebar saat jarum hendak menusuk lengannya.


Juni 2017

Gencarnya polisi merazia pemakai kendaraan baiknya disikapi lebih arif dari warga negara. Tak perlu curiga bahwa polisi sedang mencari-cari kesalahan.


Back to Top
copyright © wartablora dotcom 2026
All right reserved