Senin, 22 Mei 2017, 13:49 WIB

Dihantam Anggrek di Randu, Muka Espass Tak Berbentuk

Istimewa Tampak samping dan depan dari muka Daihatsu Espass pickup yang dihantam Argo Anggrek pada Minggu (21/5/2017).

BLORA (wartablora.com)—Kecelakaan di pelintasan kereta api tanpa palang pintu kembali terulang. Setelah sebelumnya di Sabtu pekan lalu (20/5/2017), kecelakaan terjadi di pelintasan tak berpalang pintu tak jauh dari Stasiun Sedadi, Purwodadi, Minggu (21/5/2017) malam, di Dusun Ngadirojo, Desa Sumberejo, Kecamatan Randublatung, kecelakaan terulang. Beruntung kecelakaan di pelintasan tak berpalang pintu di Minggu tersebut tak memakan korban, berbeda dengan sehari sebelumnya yang menewaskan 4 orang.

Kecelakaan di Desa Sumberejo, Randublatung ini melibatkan KA Argo Anggrek dengan Daihatsu Espass pickup bernomor polisi K-1804-MN. Kondisi muka Espass ini tak berbentuk lagi setelah dihantam Anggrek di Minggu malam jam 10. Espass terseret sejauh 30 meter.

"Kecelakaan terjadi di palang pintu perlintasan KA kawasan Dusun Ngadirojo, Desa Sumberejo hari Minggu tanggal 21 Mei 2017 sekitar pukul 21.55 WIB," kata Kapolsek Randublatung AKP Selamet R, Senin (22/05/2017).

Espass ini dikemudikan Parmin, warga Dukuh Sambonganyar RW. 01/RW. 09, Desa Sumber, Kecamatan Kradenan.

"Jadi kendaraan ini ceritanya mogok pas di tengah pelintasan," kata AKP Selamet.

Dalam keadaan panik karena mogok di tengah rel kereta api, Parmin tak berpikir untuk mendorongnya. Apalagi saat itu dari kejauhan telah terdengar bunyi kereta api yang hendak melintas.

Seketika Parmin langsung berkemas mengambil barang-barang berharga di dalam kendaraannya, dan ia pun berlari menjauh dari tempat Espassnya mogok.

"Jadi tidak ada korban dalam kecelakaan ini. Sopir langsung lari setelah mengambil barang-barang berharga dari dalam mobilnya," imbuh AKP Selamet.

AKP Selamet menghimbau kepada warga yang melintas di pelintasan kereta api tak berpalang pintu untuk hati-hati dan waspada.

Sehari sebelumnya, kecelakaan di pelintasan kereta api tak berpalang terjadi di kilometer 53 Stasiun Sedadi, Purwodadi, antara Argo Bromo dengan Avanza. Empat orang tewas seketika setelah terpanggang dalam Avanza yang terbakar setelah dihantam Bromo. (*)



Jumat, 22 Desember 2017

Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Jiken memelopori peternak sapi di desanya untuk mengembangkan alat giling pakan ternak. Sebagai bentuk kepedulian polisi terhadap masyarakat yang dibinanya.


Rabu, 03 Mei 2017

Sudah sering donor darah, tapi masih takut lihat jarum suntik dan darahnya sendiri. Selalu berdebar saat jarum hendak menusuk lengannya.


Juni 2017

Gencarnya polisi merazia pemakai kendaraan baiknya disikapi lebih arif dari warga negara. Tak perlu curiga bahwa polisi sedang mencari-cari kesalahan.


Back to Top
copyright © wartablora dotcom 2026
All right reserved