Minggu, 25 Desember 2016, 15:30 WIB

Rekanan Proyek Pengurugan Pasar Induk Blora Dikenakan Denda

Warta Blora.Com PENGURUGAN : Proyek penggurugan calon lokasi pembangunan Pasar Induk Blora di Gabus, Kelurahan Mlangsen, Blora Kota.

BLORA (Warta Blora.Com) - Dikarenakan pekerjaan belum selesai, sementara waktu kontak habis per -22 Desember 2016, rekanan proyek pengurugan dan pembuatan pagar calon lokasi dibangunnya pasar Induk Blora di Gabus, Kelurahan Mlangsen, Blora Kota, dikenakan denda.

Kepala Disperindagkop UMKM Blora, Maskur ketika dikonfirmasi membenarkan pengenaan denda terhadap rekanan yang mengerjakan proyek pengurugan dan pembuatan pagar calon lokasi dibangunnya pasar Induk Blora itu. ''Ya memang betul,'' tandasnya.

Sebelumnya, Maskur masih berharap bahwa proyek tersebut akan selesai sesuai massa kontrak. Pantauan di lapangan Minggu (25/12), sejumlah peralatan berat masih beroperasi meratakana urugan di lokasi proyek tersebut. Untuk pemasangan pagar keliling tampak sudah rampung.

Urugan dan Pagar

Sebagaimana diketahui, karena keterbatasan waktu, proses pembangunan Pasat Induk Blora, di seputaran Gabus, Kelurahan Mlangsen, Blora Kota dimulai tahun ini, namun hanya berupa penggurugan lahan dan pembuatan pagar. 

Untuk proyek tahun 2016 ini, dana yang dibutuhkan untuk pembangunan dua item tersebut nilainya mencapai Rp 10 Milliar lebih. Dijelaskan Maskur, dana untuk penggurugan lokasi pembangunan Pasar Induk memang cukup besar, dikarenakan luas lahan yang diurug mencapai 4,5 Ha, sedangkan tanah untuk menggurug bukan tanah biasa, melainkan grosok.

Sesuai data di papan nama proyek, jenis kegiatan adalah pembangunan pasar rakyat Blora, nama pekerjaan konstruksi pengurugan tanah dan pagar pembatas, nomor kontrak 027/201/PBJ/X/2016, tanggal kontrak 24 Oktober 2016. Nilai kontrak, 10.699.997.000,00, pelaksanaan 24 Oktober 2016 - 22 Desember 2016, adapun pelaksana adalah PT. Permata Lansekap Nusantara, Surabaya. (*)



Jumat, 22 Desember 2017

Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Jiken memelopori peternak sapi di desanya untuk mengembangkan alat giling pakan ternak. Sebagai bentuk kepedulian polisi terhadap masyarakat yang dibinanya.


Rabu, 03 Mei 2017

Sudah sering donor darah, tapi masih takut lihat jarum suntik dan darahnya sendiri. Selalu berdebar saat jarum hendak menusuk lengannya.


Juni 2017

Gencarnya polisi merazia pemakai kendaraan baiknya disikapi lebih arif dari warga negara. Tak perlu curiga bahwa polisi sedang mencari-cari kesalahan.


Back to Top
copyright © wartablora dotcom 2026
All right reserved