JAKARTA (wartablora.com)—Proyek sandal organik karya cipta murid SMA Negeri 1 Blora memenangkan kategori sosial ajang Toyota Eco Youth. Ini adalah kali kedua murid-murid SMAN 1 Blora memenangi ajang tersebut setelah di tahun lalu terpilih sebagai juara 2 di kategori sains. Dengan kemenangan ini, murid SMA Negeri 1 Blora berhak membawa pulang uang sejumlah Rp70 juta.
Dikutip dari Laman Toyota Eco Youth, proyek sandal organik murid SMA Negeri 1 Blora yang di proposalnya mengambil judul Sandal Organik dengan Alas dari Limbah Serpihan Kayu mampu mengungguli 9 finalis lainnya. Ada 25 finalis, terdiri 10 finalis di kategori sosial dan sisanya di kategori sains yang melakukan presentasi final serta pameran proyek sejak Senin (19/12/2016). Dari 10 finalis di kategori sosial, murid SMA Negeri 1 Blora mampu mengungguli proyek Tumblerion karya cipta murid SMA Negeri 19 Bandung yang menempati urutan 2 dan proyek Pokebin karya cipta MAN Model Banda Aceh yang menempati urutan 3.
Rangkaian Toyota Eco Youth ini telah dimulai sejak Maret lalu. Dikutip dari pers rilis di Laman Toyota Astra, di tahun ini terdapat 2.543 proposal dari 539 SMA dan sederajatnya di 27 provinsi di Indonesia. Ajang ini terbagi 2 kategori, yakni: kategori sosial dan kategori sains.
Di kategori sains, para peserta dituntut untuk menciptakan alat yang bermanfaat bagi perbaikan lingkungan, sedangkan kategori sosial proyek peserta dapat melakukan gerakan perbaikan yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Ajang tahunan Toyota Eco Youth ini merupakan salah satu program CSR Toyota Indonesia bagi siswa SMA/SMK sederajat untuk memperbaiki kualitas lingkungan dan pengembangan ide-ide pelestarian lingkungan. Ajang tersebut telah berlangsung 10 tahun.
"Kami sangat mengapresiasi antusia pelajar SMA dan SMK yang ikut dalam kompetisi Toyota Eco Youth. Hal ini meyakinkan kami bahwa pelajar makin peduli dan sadar untuk menjaga lingkungan," kata Hiroyuki Fukui selaku President dorector PT. Toyota Astra Motor, seperti dikutip wartablora.com dari Laman Tribunnews, Selasa (20/12/2016).
Sementara itu di kategori sains, proyek Generator Electrical Circulatory System 750 watt karya cipta SMK PGRI Telagasari Karawang menduduki juara pertama, disusul proyek Pola Pena karya cipta SMA Negeri 34 Jakarta, dan proyek Mitelor karya cipta SMAN 1 Koba. (*)
Istimewa