BLORA (wartablora.com)—Memasuki Februari 2017 telah ada sedikit titik terang soal nasib pegawai tidak tetap maupun guru tidak tetap (PTT/GTT) di sekolah-sekolah setingkat SMA. Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Blora, Sudarmanto, telah mendapat kabar akan ditanggungnya honor PTT/GTT di APBD Provinsi Jawa Tengah.
"Kabar terakhir yang saya terima begitu," kata Sudarmanto, Rabu (1/2/2017).
Kabar ini diterima Sudarmanto sewaktu turut dalam rapat di Semarang pada minggu terakhir Januari lalu.
"Ini teman-teman di PTT dan GTT sudah diperintahkan untuk mengumpulkan nomor rekening bank mereka. Nantinya akan dibayar sama pemerintah provinsi," ujarnya.
PTT/GTT yang akan ditanggung provinsi ini mereka yang dipekerjakan sebelum 2015. Sementara yang sesudah 1 Januari 2015 akan ditanggung masing-masing sekolah dengan diperkenankannya menggunakan iuran dari orang tua murid.
"(Dalam catatan saya) Tidak banyak yang ditanggung sama sekolah. Ini mereka yang dipekerjakan setelah 1 Januari 2015. Sementara mereka yang diperintahkan untuk mengumpulkan nomor rekening itu yang dipekerjakan sebelum 1 Januari 2015," tandasnya.
Di Februari ini, imbuh Sudarmanto, PTT dan GTT yang di bulan Januari lalu belum menerima honor.
"Jadi kalau PNS dibayar dulu baru bekerja, sementara yang honor ini bekerja dulu baru dibayar. Jadinya di awal Februari ini akan dibayarkan honor mereka yang bekerja di Januari," imbuh Sudarmanto.
Sebelumnya, mulai tahun ini ASN (Aparatur Sipil Negara) Guru dan honorer yang bertugas di sekolah-sekolah setingkat SMA dan SMK telah dialih-wewenangkan ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah. Dengan dialihkan wewenang ini, Bidang Pendidikan Menengah di Dinas Pendidikan Kabupaten Blora ditiadakan, selain APBD Kabupaten Blora tidak lagi menanggung beban pembayaran gaji maupun honor. (*)
Istimewa