Senin, 05 September 2016, 13:33 WIB

Rencana Kenaikan Tunjangan DPRD

Tak Jadi Dinaikkan Sekarang, Ketua Dewan Biasa-Biasa Saja

Pewarta : Gatot Aribowo
Gatot Aribowo Bambang Susilo, Ketua DPRD Kabupaten Blora.

BLORA (wartablora.com)—Presiden RI rencana hendak menaikkan tunjangan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten se-Indonesia. Bahkan Presiden telah menyetujui rancangan peraturan pemerintah (PP) yang mengatur mengenai tambahan dan kenaikan tunjangan anggota dan pimpinan Dewan Perawatan Rakyat Daerah. Namun, kenaikan tersebut masih ditunda. Apa reaksi DPRD Blora?

"Kita manut (menurut pemerintah) saja. Mau dinaikkan ya silakan, jika tidak ya tidak apa-apa," ungkapan Ketua DPRD Kabupaten Blora, Bambang Susilo.

Ditemui wartablora.com, Senin (5/9/2016), di ruangannya, Bambang menyebut jika gaji dan tunjangan yang diterima pimpinan dan anggota DPRD Blora masih kurang.

"Sebetulnya," kata Bambang, "kalau mau jujur masih kurang. Ini dibanding dengan daerah lain juga."

Bambang berterus terang jika gaji dan tunjangan yang diterima anggota dewan sedikitnya Rp11 juta per bulan.

"Unsur pimpinan tidak beda jauh. Hanya pimpinan itu kan dapat tambahan fasilitas. Seperi kendaraan dinas, atau ruangan tersendiri. Tapi angka pastinya nanti coba konfirmasi ke sekretariat," katanya.

Angka Rp11 juta tersebut termasuk berbagai tunjangan yang diterima anggota dewan, termasuk tunjangan perumahan dan tunjangan komunikasi.

Mendapatkan gaji dan tunjangan sebesar ini, diakui Bambang sudah habis untuk bayar hutang sana-sini.

"Sekarang mana ada jadi anggota Dewan tidak keluar uang banyak. Itu gaji dan tunjangan ya habis untuk melunasi hutang bank atau kredit koperasi. Ini juga masih dipotong untuk iuran partai. Kami di Demokrat toleransi hanya menarik Rp1 juta per anggota, karena ya itu tadi, mereka sudah habis banyak untuk jadi anggota dewan," katanya.

Sedikit beruntung adalah Parsidi, anggota DPRD Kabupaten Blora yang juga se-partai dengan Bambang Susilo, yakni Partai Demokrat. Parsidi yang duduk di Komisi C DPRD Kabupaten Blora masih mengantongi Rp7,5 juta setiap bulannya dari gaji dan tunjangan yang diterimanya.

"Saya masih sisa Rp7,5 juta," kata Parsidi.

Sementara untuk kepastian angka jumlah gaji dan tunjangan yang diterima anggota dewan, wartablora.com akan secepatnya meminta datanya ke Sekretariat DPRD Kabupaten Blora. (*)



Jumat, 22 Desember 2017

Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Jiken memelopori peternak sapi di desanya untuk mengembangkan alat giling pakan ternak. Sebagai bentuk kepedulian polisi terhadap masyarakat yang dibinanya.


Rabu, 03 Mei 2017

Sudah sering donor darah, tapi masih takut lihat jarum suntik dan darahnya sendiri. Selalu berdebar saat jarum hendak menusuk lengannya.


Juni 2017

Gencarnya polisi merazia pemakai kendaraan baiknya disikapi lebih arif dari warga negara. Tak perlu curiga bahwa polisi sedang mencari-cari kesalahan.


Back to Top
copyright © wartablora dotcom 2026
All right reserved