BLORA (wartablora.com)—Cobaan tengah dijalani Ika Wahyu Nur Prihantini, seorang pendidik TK berusia 35 tahun yang tinggal di Dukuh Gunungrowo RT. 05/RW. 02, Desa Sambongrejo, Kecamatan Tunjungan. Minggu dinihari, atau Sabtu lewat tengah malam, rumahnya kebakaran. Harta bendanya nyaris ludes akibat kebakaran itu.
Kejadian ini menimpa Ika pada Minggu dinihari jam setengah satu, 26 November 2017. Kebakaran ini melenyapkan bufet, TV Lid Panasonic 40 inchi, Pemutar DVD, seperangkat sofa, kipas angin, receiver, dan buku-buku sebagian besar ikut terbakar .
"Kerugian ditaksir Rp15 juta," kata sumber otoritas berwenang.
Kebakaran ini menyisakan rona hitam yang membekas di dinding tembok. Plafon ambrol, genting sebagian berjatuhan.
Rumah tersebut dalam keadaan kosong. Si empunya rumah diketahui sedang pergi. Pihak otoritas berwenang menduga penyebab kebakaran berupa korsleting.
Kebakaran ini awalnya diketahui Andi Al Gendok, tetangga Ika yang letak rumahnya di depan. Andi saat itu sudah tertidur. Sayup ia mendengar suara letusan kecil mirip petasan. Ia pun terbangun. Bergegas ia berlari ke arah suara letusan yang ia dengar dari belakang rumahnya.
Saat membuka pintu rumah belakang, ia pun terkaget mengetahui asap hitam telah membubung dari rumah Ika. Spontan Andi teriak tolong-tolong, membangunkan tetangga lainnya.
Pertama yang mendengar teriakan Andi adalah Pujiyono. Selanjutnya berdua mereka berusaha memadamkan api terlebih dulu sebelum bantuan warga yang lain berdatangan. Beruntung bangunan rumah mujur itu berupa rumah tembok.
Selang berapa jam kemudian api pun berhasil dipadamkan kendati tanpa bantuan mobil pemadam kebakaran. (*)
Editor : Gatot Aribowo
Ist.