Rabu, 07 Juni 2017, 10:34 WIB

Sial, Ada yang Buang Puntung Rokok di Bawah Gerobak Petasan

Ilustrasi.

CEPU (wartablora.com)—Sial diderita Ariyanto, pria 43 tahun yang tinggal di RT. 02/RW. 03, Kelurahan Cepu, Kecamatan Cepu. Ariyanto yang kesehariannya jual petasan di Taman Seribu Lampu Cepu harus menerima nasib apes saat semalam, Selasa (6/6/2017), gerobak berisi petasannya ludes terbakar. Terbakarnya gerobak berisi petasan ini diduga berasal dari orang yang melintas sembarangan buang puntung rokok.

"Jadi semalam itu si penjual ini sehabis jualan dia janjian bertemu dengan temannya, di Gang 6 nomor 48B, Kelurahan Cepu, Blora," kata AKP Selamet, Kapolsek Cepu, Rabu (7/6/2017).

Di tempat inilah sial dialami Ariyanto.

"Menurut saksi teman si penjual petasan ini, ada orang yang lewat dengan sepeda motor membuang puntung rokok yang jatuhnya di bawah gerobak," jelas AKP Selamet.

Saksi tak menduga jika dari puntung rokok itu, tersulutlah petasan-petasan yang disimpan dalam gerobak.

"Waktu itu saksi mendengar ada suara petasan dan kembang api. Saat dicek ternyata berasal dari gerobak yang terbakar," tutur AKP Selamet.

Kejadian ini pun menarik perhatian warga. Beberapa anggota Polsek Cepu dan Satpol PP di Kecamatan Cepu turut menolong untuk memadamkan api. Beruntung drainase di sekitar ada airnya untuk digunakan memadamkan api.

Ariyanto sendiri mengaku mengalami rugi hingga Rp10 juta. (*)

Editor : Gatot Aribowo



Jumat, 17 Februari 2017

Rumah susun sederhana sewa, atau disingkat Rusunawa, di belakang SMP Negeri 1 Cepu telah dibuka untuk penghuninya sejak Rabu (15/2/2017). Sejumlah 38 keluarga sudah mulai menghuni. Bagaimana dan apa saja fasilitasnya?


Rabu, 03 Mei 2017

Sudah sering donor darah, tapi masih takut lihat jarum suntik dan darahnya sendiri. Selalu berdebar saat jarum hendak menusuk lengannya.


Juni 2017

Gencarnya polisi merazia pemakai kendaraan baiknya disikapi lebih arif dari warga negara. Tak perlu curiga bahwa polisi sedang mencari-cari kesalahan.


Back to Top
copyright © wartablora dotcom 2026
All right reserved