Senin, 15 Mei 2017, 15:20 WIB

Bis Zentrum Terbakar

wartablora.com Bis Zentrum yang terbakar ini tinggal menyisakan rangka bis setelah bodinya dilalap api. Kejadian terbakarnya bis ini di Jalan Raya Blora-Cepu di kilomter 17, Senin (15/5/2017).

BLORA (wartablora.com)—Bis Zentrum yang berpenumpang 5 orang terbakar di tengah hutan, Jalan Blora-Cepu di Kilometer 17, Senin (15/5/2017). Tak ada korban jiwa dalam musibah terbakarnya bis ini, sementara penumpang dialihkan ke bis lainnya. Kerugian hanya diderita pemilik bis, sedangkan barang-barang milik penumpang berhasil diselamatkan.

Hingga jam setengah 3, pemadam kebarakan masih berusaha untuk memadamkan asap yang masih keluar dari dalam bis. Api telah berhasil dipadamkan, namun asap masih terasa mengepul dari sela-sela bagian dalam bis. Pemadam kebakaran memang berupaya memadamkan asap untuk menghindari adanya tumpahan bahan bakar yang bisa tersulut.

Sopir bis, Adi Surpriyanto, mengatakan, kejadian ini menimpa bis yang ia kemudikan sekitar jam setengah satu siang. Ia bersama kernetnya berangkat dari Cepu jam 12 siang dengan membawa 5 penumpang. Bis ini sebelumnya ngandang di garasinya di Purwodadi. Berangkat ke Cepu untuk mengambil penumpang jam 5 pagi.

"Sebelum berangkat, seperti biasa kami selalu mengecek kendaraan," kata Adi Supriyanto.

Adi termasuk sopir yang teliti dengan mesin kendaraannya. Ia tak akan pernah mau berangkat jika bis yang akan ia kemudikan mengalami gangguan sedikitpun. Senin pagi sebelum berangkat ke Cepu, ia telah mengecek semua keadaan bis, termasuk mesin dan lainnya.

Pemadam kebakaran berupaya memadamkan asap yang masih mengepul dari dalam bis

"Tapi memang saya seperti punya firasat gak enak saja, tapi saya tidak tahu apa itu," ujar lelaki asli NTB ini.

Benar saja firasat tak enak yang ia rasakan. Setengah jam setelah keberangkatannya dari Cepu, tepatnya di pertengahan hutan jati sekitar 2 kilometer sebelum sampai di pertigaan Bleboh di Pos Cabak, ia merasakan bau-bau tak enak di dalam bis yang ia kemudikan. Ia pun lantas berhenti setelah 50 meter ia merasakan ada bau tersebut.

"Saya lalu berhenti," kisahnya.

Ia dibantu kernet coba mengecek, sementara penumpang ia suruh turun semua. Saat dicek, Adi melihat api ternyata sudah mulai keluar dari selang kompresor. Melihat ini, ia pun tak berpikir lama untuk segera menyelamatkan barang-barang milik penumpang dari dalam bagasi.

"Alhamdulillah barang semua terselamatkan," ucapnya bersyukur.

Dengan cepat, api pun mulai merembet ke selang AC, dan mulai menyebar ke mana-mana. Tak berapa lama kemudian, api membesar dan menyisakan bis tinggal kerangkanya.

Setelah barang-barang penumpang berhasil diselamatkan, penumpang pun dialihkan ke bis lain yang berangkatnya belakangan.

Terbakarnya bis ini menjadi tontonan warga yang melintas. Sementara antrian panjang juga terlihat mengular setelah polisi memberlakukan buka tutup untuk kendaraan yang melintas. Bis ini rencananya akan dipinggirkan setelah upaya pemadaman asap berhasil dilakukan. Bis dipinggirkan untuk membuat arus lalu lintas kembali lancar. (*) 



Jumat, 22 Desember 2017

Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Jiken memelopori peternak sapi di desanya untuk mengembangkan alat giling pakan ternak. Sebagai bentuk kepedulian polisi terhadap masyarakat yang dibinanya.


Rabu, 03 Mei 2017

Sudah sering donor darah, tapi masih takut lihat jarum suntik dan darahnya sendiri. Selalu berdebar saat jarum hendak menusuk lengannya.


Juni 2017

Gencarnya polisi merazia pemakai kendaraan baiknya disikapi lebih arif dari warga negara. Tak perlu curiga bahwa polisi sedang mencari-cari kesalahan.


Back to Top
copyright © wartablora dotcom 2026
All right reserved