BLORA (Warta Blora.com) - Angin puting beliung terjang dua desa di dua kecamatan berbeda di Blora, Sabtu (29/10) sore lalu sekitar pukul 15.30 WIB. Akibatnya, 4 rumah roboh rata dengan tanah, bahkan sempat menelan seorang korban jiwa, yakni tewas tertimpa reruntuhan rumah. Kerugian akibat peristiwa itu ditaksir mancapai Rp 50 juta lebih.
Dua desa di kecamatan berbeda yang diamuk angin puting beliung tersebut, masing-masing Desa Bogowanti, Kecamatan Ngawen dan Desa Pengkolrejo, Kecamatan Japah. Adapun korban tewas terjadi di Desa Bogowanti, Kecamatan Ngawen. Yakni Ahmad Solekan (17), seorang pelajar kelas dua (2) SMK Muhamadiyah Blora, warga Desa Bogowanti RT 03/ RW 01, Kecamatan Ngawen.
Kejadian di Desa Bogowanti tersebut telah dilaporkan oleh Kades setempat, Suyitno (40) ke Polsek dan diteruskan ke Polres Blora. Keterangan yang berhasil dihimpun menyebutkan, warga Desa Bogowanti, Sabtu (29/20) sore sekitar pukul 15.30 dibuat miris dengan turunnya gerimis yang disertai angin puting beliung.
Adalah Sutar (60), yang waktu itu tengah berada di ladang melihat rumahnya roboh. Mengetahui kejadian itu dia langsung bergegas pulang, dan saat sampai di rumah mengetahui korban Ahmad Solekan tengah tertimpa reruntuhan rumah.
Dengan dibantu dua tetangganya, yakni Dasar (51) dan Kasno (50), Sutar berusaha menolong korban dengan mengeluarkan dari reruntuhan rumah. Hanya saja, setelah korban berhasil dikeluarkan dari reruntuhan, diketahui sudah meninggal dunia.
Kapolres Blora, AKBP Surisman SIK melalui Kasubag Humas, AKP Sularno, S.H, ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian d Desa Bogowanti tersebut, dan beberapa jam setelah kejadian itu langsung di laporkan ke Polres Blora. (*)
Warta Blora.Com