Kamis, 02 Februari 2017, 08:06 WIB

298 Pelajar Ditilang

Warta Blora.Com BERIKAN CONTOH :  Kasatlantas Polres Blora, AKP Febriyani Aer SIK, memberikan contoh memakai helm secara benar kepada salah seorang pengendara motor dalam sebuah operasi simpatik baru-baru ini. 

BLORA (wartablora.com)—Jajaran Lalulintas Polres Blora bertindak tegas terhadap pelajar yang bermotor dan melakukan pelanggaran lalulintas.  Terbukti, selama bulan januari 2017 ini, sedikitnya 298 pelajar yang melakukan pelanggaran lalulintas ditilang.

''Himbauan sudah kami lakukan, namun tetap saja tidak diindahkan sehingga kami menindak tegas kepada pelajar yang melakukan pelanggaran lalulintas,'' tandas  Kasatlantas Polres Blora, AKP Febriyani Aer, SIK, kemarin.

Terkait dengan masih banyaknya pelajar yang bermotor saat ke sekolah, menurut AKP Febriyani, selain melakukan tindakan tegas jajarannya akan melakukan sosialisasi terus menerus tentang himbauan pelajar tidak bermotor saat ke sekolah.

Diharapkan,  para kepala sekolah  dan orang tua siswa  mau diajak kerjasama dan mendukung program cegah anak-anak mengendarai motor (CAMOT). Program ini  semata-mata untuk  menekan angka kecelakaan lalu lintas terutama yang dialami oleh kalangan pelajar.

Ditanya tentang kendala ? Dijelaskan Kasatlantas AKP Febriyan  bahwa program CAMOT yang sudah memasuki triwulan ke -2, dimana setiap tiga bulan sekali dilakukan analisa dan evaluasi, hingga saat ini masih banyak kendala.

Kendala tersebut, diantaranya kebanyakan pihak  sekolahan tidak tegas dan diperparah dengan para orang tuanya juga tidak mendukung. ''Kami berharap untuk kepentingan keselamatan bersama saat di jalan raya, pihak sekolah dan para orang tua mau mendukung CAMOT,'' harap Kasatlantas Febriyani.

Sebagaimana diketahui,  kecelakaan lalulintas  di Blora pada tahun 2016 bisa dikatakan cukup memprihatinkan, terutama menyangkut  keterlibatan anak dibawah umur dan kalangan pelajar.  Dari 507 kecelakaan yang terjadi,  terbanyak dialami  kelompok usia 16 hingga 25 tahun (golongan pelajar), yakni  sejumlah 264 orang. (*)



Jumat, 22 Desember 2017

Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Jiken memelopori peternak sapi di desanya untuk mengembangkan alat giling pakan ternak. Sebagai bentuk kepedulian polisi terhadap masyarakat yang dibinanya.


Rabu, 03 Mei 2017

Sudah sering donor darah, tapi masih takut lihat jarum suntik dan darahnya sendiri. Selalu berdebar saat jarum hendak menusuk lengannya.


Juni 2017

Gencarnya polisi merazia pemakai kendaraan baiknya disikapi lebih arif dari warga negara. Tak perlu curiga bahwa polisi sedang mencari-cari kesalahan.


Back to Top
copyright © wartablora dotcom 2026
All right reserved