Minggu, 04 Februari 2018, 18:20 WIB

Dikukuhkan, Lembaga Bantuan Hukum NU di Blora

Ist. Dialog interaktif Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdhotul Ulama (LPBHNU) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Jumat (2/2/2018).

BLORA (wartablora.com)—Kepengurusan Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdhotul Ulama (LPBHNU) di PCNU Kabupaten Blora dikukuhkan, Jumat, 2 Februari 2018. LPBHNU ini telah dibuat Pengurus Cabang Nahdhotul Ulama (PCNU) Kabupaten Blora 3 tahun lalu dengan ditandai keluarnya badan hukum LPBHNU. Dengan telah dikukuhkannya kepengurusan LPBHNU Kabupaten Blora ini diharapkan dapat memfasilitasi masyarakat, baik itu umum dan khususnya warga Nahdhiyin yang sedang mencari pelayanan hukum.

Dalam kepengurusan ini, ditunjuk sebagai Ketua LPBHNU Kabupaten Blora adalah M. Thoha, SH, MH, dan wakil ketuanya Zainudin, SH. Sementara sekretarisnya Utomo SSY, dan bendahara Sugiharto.

LPBHNU Kabupaten Blora ini juga di dalamnya terdapat bidang-bidang, yang kepengurusannya ada 15 orang yang terdiri profesi advokat, akademisi, juga birokrasi.

"Dengan pengukuhan ini kami berharap bisa menjadi modal dasar perjuangan ke depan, sekaligus sebagai sosialisasi LPBHNU kepada masyarakat di Kabupaten Blora, khususnya warga Nahdhiyin dan umumnya semua masyarakat di Blora yang mengalami perkara hukum, maupun yang ingin tahu hukum dan juga pemecahan-pemecahan masalah hukum lainya," papar Zainudin dalam rilisnya yang dikirim Minggu, 4 Februari 2018.

Pengukuhan yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora ini dilanjutkan dengan dialog interaktif yang mengulas tentang pernikahan anak di bawah umur dan pernikahan siri. Dialog ini cukup menarik perhatian dari peserta yang hadir. (*)



Jumat, 22 Desember 2017

Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Jiken memelopori peternak sapi di desanya untuk mengembangkan alat giling pakan ternak. Sebagai bentuk kepedulian polisi terhadap masyarakat yang dibinanya.


Rabu, 03 Mei 2017

Sudah sering donor darah, tapi masih takut lihat jarum suntik dan darahnya sendiri. Selalu berdebar saat jarum hendak menusuk lengannya.


Juni 2017

Gencarnya polisi merazia pemakai kendaraan baiknya disikapi lebih arif dari warga negara. Tak perlu curiga bahwa polisi sedang mencari-cari kesalahan.


Back to Top
copyright © wartablora dotcom 2026
All right reserved