Jumat, 15 September 2017, 18:33 WIB

Genjot Minat Baca Anak, Pusling Sisir Pinggiran Kota

Farid Anak-anak dari SD di Desa Buloh, Kecamatan Kunduran menyerbu mobil perpustakaan keliling. Dalam rangkaian Bulan Gemar Membaca di September 2017, mobil pusling Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blora berkeliling ke desa-desa di pelosok Blora.
Didukung:

BLORA (wartablora.com)—Perpustakaan keliling (pusling) milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blora berkeliling ke sekolah-sekolah yang letaknya jauh dari perkotaan. Keliling ke sekolah-sekolah ini dilakukan untuk meningkatkan minat baca anak-anak, selain dalam rangka memperingati Bulan Gemar Membaca yang diperingati setiap 14 September.

"Kegiatan sudah dimulai sejak 4 September lalu," kata Kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blora Gundala Wajasena dalam siaran persnya, Jumat (15/9/2017).

Kelilingnya ini dikatakan Gunawan juga sebagai pembinaan literasi pelajar sekolah dasar, khususnya sekolah yang letaknya jauh layanan perpustakaan umum kabupaten.

"Sasaran kita ke 32 lokasi yang tersebar merata di seluruh wilayah kecamatan se-kabupaten Blora, dimulai dari SDN 2 Ngliron dan SDN 1 Kalisari pada 4 September lalu," katanya.

20170915-pusling-2.jpgMedan yang sulit tak menyurutkan pegawai perpustakaan keliling untuk melayani literasi anak SD di pinggiran. (Foto: Farid)

Sementara itu Kepala Bidang Perpustakaan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blora, Slamet Widodo mengatakan pusling diprioritaskan untuk sekolah pinggiran.

"Sebab kami ingin membina animo baca sebagaimana potensi literasi mereka, sekaligus mensosialisasikan akan urgensitas perpustakaan sebagai sarana belajar sepanjang hayat," katanya.

Slamet mengatakan, tak mudah membawa perpusatakaan keliling yang diangkut melintasi jalan yang berlubang dan berbatu untuk menyasar 32 sekolah.

"Kami berharap nantinya pusling ini dapat diangkut dengan kendaraan yang memang khusus untuk melintas medan-medan yang berat," harapnya.

Saat ini pusling masih menggunakan kendaraan jenis MPV yang kadang tak mudah dipakai untuk menembus medan berat. (*)



Senin, 13 Februari 2017

Bekas dapur itu kini jadi perpustakaan. Tempat bertamunya pengagum Pram, untuk sekedar mendengar kisah Pram di masa silam.


Selasa, 12 Juni 2018

Senin, 26 September 2016

Bagi Jenny Yudiana, rangking di kelas itu penting. Bermula dari rangking itulah ia akhirnya menyabet juara I Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kesehatan tingkat provinsi Jawa Tengah.


Juni 2017

Gencarnya polisi merazia pemakai kendaraan baiknya disikapi lebih arif dari warga negara. Tak perlu curiga bahwa polisi sedang mencari-cari kesalahan.


Back to Top
copyright © wartablora dotcom 2026
All right reserved