Senin, 03 Juli 2017, 11:35 WIB

Tangis dan Tawa Warnai Reuni Akbar STM Blora

Istimewa SERAHKAN TALI KASIH: H. Supardi (pegang mic) memimpin penyerahan tali kasih berupa jam ruang kepada Kepala Sekolah SMKN 1 Blora Drs. Mariya, M.Pd didampingi guru dan karyawan.

TANGIS Ema Marliana tidak tertahankan saat dia dipanggil untuk naik panggung oleh pembawa acara Budi Santoso. Saat diberikan waktu untuk memberikan sepatah dua patah kata tentang kepedulian alumni STM Blora (sekarang SMK Negeri 1 Blora) pada keluarganya.

Ema adalah istri almarhum Pudjo Asmara, alumni STMN Blora Tahun 1982. Dia menangis ingat suami dan kepedulian para alumni. "Semoga semua alumni mendapat keberkahan dari Allah SWT," ungkanya tersedu di hadapan peserta reuni akbar, Rabu (28/6/2017), di SMK Negeri 1 Blora.

"Tema besar reuni akbar pertama ini adalah kepedulian dan semangat berbagi," ungkap Ketua panitia H. Munandar, pria asal Desa Sembongin, Kecamatan Banjarejo yang saat ini jadi pengusaha nasional di Jakarta.

SERAHKAN SANTUNAN: H. Munandar (pegang mic) memimpin penyerahan tali kasih dan santunan kepada janda salah satu alumni SMKN 1 Blora. Santunan juga diberikan kepada anak-anak yatim/ piatu alumni. Santunan diserahkan oleh H. Supardi (paling kanan).

Reuni akbar yang digagas dan diselenggarakan alumni STMN/ SMKN 1 Blora kali ini terasa istimewa karena lebih mengedepankan kepedulian sesama alumni. Selain pemebrian santunan kepada Ema, juga diberikan santunan kepada 4 (empat) anak yatim/ piatu dari alumni.

Salah satu penggagas acara Siswanto, S.Pd, MH yang juga Sekretaris panitia menyatakan peserta yang hadir 712 alumni, 30 orang guru, 10 karyawan, 25 perwakilan siswa. Sehingga total 777 peserta hadir. "Alhamdulillah, kesuksesan adalah karena partisipasi peserta yang hadir dan semangat kekeluargaan yang tercipta," ungkap pria yang juga Anggota DPRD Kabupaten Blora tersebut.

Selain Kepala sekolah, guru, karyawan dan pelajar, reuni akbar juga dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Pemkab Blora Drs. Suryanto, M.Si, Wakil Ketua DPRD Kab Blora H. Abdullah Aminudin, serta tokoh alumni diantaranya Kompol DR. Rubiyanto, Edy Harsono, pengusaha ekspor impor Sodikun, pengusaha kontruksi di Lampung Suseno, Kasbolah, Kompol Agus dan Maman Suyatman.

Deklarasi Iasnisba

DEKLARASI IASNISBA: Siswanto, S.Pd, MH (pegang mic) memimpin Deklarasi Ikatan Alumni STMN/ SMKN 1 Blora (IASNISBA) bersama H. Munandar (depan, paling kanan), H. Supardi (depan, ketiga dari kanan) dan Komisaris Polisi DR. Rubiyanto (depan, paling kiri).

Guna mempererat silaturahmi dan kekeluargaan alumni, di panggung juga dideklarasikan Ikatan Alumni STMN/ SMKN 1 Blora (IASNISBA). Saat ini terdata 712 alumni yang bergabung. "Akan kita legalkan, kemarin secara sukarela dari amlumni terkumpul dana 127 juta rupiah dan ditambah 70 juta rupiah untuk kas IASNISBA," ungkap H. Supardi, Pembina IASNISBA,  pengusaha konstruksi nasional asal Desa Jagong, Kecamatan Kunduran.

Pembina IASNISBA merinci hasil rapat yang dipimpin Siswanto, S.Pd, MH, terpilih Pengurus Harian IASNISBA yaitu Ketua Umum H. Munandar (kedudukan di Jakarta), dan Sekretaris Jenderal Siswanto, S.Pd, MH (kedudukan di Blora). Juga dipilih Bendahara Umum Maman Suyatman (Blora Kota), Wasekjen Alfiyan (Blora Kota), dan Wakil Bendahara Umum Kesi (Ngrambitan, Japah).

(*)



Senin, 06 Maret 2017

Mereka menamakan diri Paguyuban Kerukunan Sedulur Sikep. Mereka tinggal di Dukuh Blimbing, Desa Sambongrejo, Kecamatan Sambong. Mereka penganut kepercayaan Samin yang mengamalkan ritual dan ajaran-ajarannya. Berikut laporan kunjungan wartablora.com di paguyuban tersebut, Minggu (5/3/2017), yang disusun oleh Gatot Aribowo.


Rabu, 03 Mei 2017

Sudah sering donor darah, tapi masih takut lihat jarum suntik dan darahnya sendiri. Selalu berdebar saat jarum hendak menusuk lengannya.


Juni 2017

Gencarnya polisi merazia pemakai kendaraan baiknya disikapi lebih arif dari warga negara. Tak perlu curiga bahwa polisi sedang mencari-cari kesalahan.


Back to Top
copyright © wartablora dotcom 2026
All right reserved