Jumat, 21 Juli 2017, 16:24 WIB

Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Blora Meningkat

Foto :Istimewa TERBARU :  Barang bukti berupa peralatan nyabu serta dua tersangka penyalahgunaan Narkoba yang terbaru diungkap oleh jajaran Sat Narkoba Polres Blora. Yakni ditangkapnya dua tersangka pemakai Sabu, Kisek dan Nyiptono pada 21 Juni 2017 lalu. (Foto : dok. Polres Blora)

BLORA (wartablora.com)— Jumlah kasus penyalahgunaan narkoba  di wilayah hukum Polres Blora menunjukan peningkatan yang cukup signifikan. Dari data yang ada, jika di tahun 2015, di Blora terjadi 7 kasus dengan 3 tersangka, sedangkan di tahun 2016 meningkat tajam, yakni terdapat 17 kasus dengan 33 tersangka.

Kasat Narkoba Polres Blora, AKP Suparlan ketika dikonfirmasi menjelaskan, penyebaran Narkoba di wilayah Blora sudah tersebar hampir di seluruh Kecamatan. ''Penyebarannya mencapai 80% di seluruh wilayah Blora,” jelasnya.

Paling banyak terjadi di wilayah Kecamatan Cepu dan Kecamatan Blora Kota. Dari sejumlah barang bukti yang selama ini berhasil diamankan oleh Polres Blora, 80% diantaranya adalah sabu-sabu. Sedangkan 20% sisanya adalah ekstasi dan narkoba jenis lain.

Lebih lanjut dijelaskan AKP Suparlan,  dari sejumlah kasus yang pernah ditangani itu, hasil akumulasi barang bukti yang diamankan jika ditotal dalam sebulan rata-rata mencapai 0,5 kg beredar.

Dia mencontohkan, tersangka dari Randublatung bernama Singkek yang setiap minggunya berhasil menjual 20 gram. ''Padahal Singkek ini mendapatkan barang berasal dari Tomas yang saat ini menjalani sidang karena kasusnya,” tutur AKP Suparlan. Menurutnya, saat ini Blora sudah darurat Narkoba. Terlebih, lanjut dia, baru-baru ini tersiar berita bahwa Polri mengamankan 1 Ton sabu-sabu.

Dari catatan, kasus tebaru yang ditangai Sat Narkoba Polres Blora adalah mengamankan dua tersangka penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu,  Rabu (21/6/17), malam sekitar pukul 21.30.

Dua tersangka tersebut  masing-masing  Sukiman alias  Kisek (43), warga Nglawiyan Rt. 05 Rw. 03 Kelurahan Karangjati, Kecamatan Blora dan Nyiptono Als Unyik (38), warga Jl. Cendana No. 4 Rt. 04 Rw. 03, Kelurahan Mlangsen. Keduanya diciduk di rumah  Nyiptono saat sedang asyik nyabu. *)


Editor : Daryanto 



Jumat, 22 Desember 2017

Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Jiken memelopori peternak sapi di desanya untuk mengembangkan alat giling pakan ternak. Sebagai bentuk kepedulian polisi terhadap masyarakat yang dibinanya.


Rabu, 03 Mei 2017

Sudah sering donor darah, tapi masih takut lihat jarum suntik dan darahnya sendiri. Selalu berdebar saat jarum hendak menusuk lengannya.


Juni 2017

Gencarnya polisi merazia pemakai kendaraan baiknya disikapi lebih arif dari warga negara. Tak perlu curiga bahwa polisi sedang mencari-cari kesalahan.


Back to Top
copyright © wartablora dotcom 2026
All right reserved