Selasa, 29 November 2016, 18:59 WIB

Kejar Tayang Paket Pembangunan

Dinas Kesehatan Optimis Pekerjaan Terselesaikan

Pewarta : Gatot Aribowo
wartablora.com Puskesmas Sambong yang bangunannya telah berdiri ini diklaim telah rampung 90 persen. Pembangunan Puskesmas ini tidak dikerjakan sendiri oleh pemenangan tendernya.

BLORA (wartablora.com)—Bangunan bercat hijau dan kuning terang di komplek Puskesmas Sambong telah berdiri megah. Beberapa pekerja hingga Selasa sore (29/11/2016) masih terlihat sibuk merampungkan beberapa pekerjaan. Sebagian ada yang mengecat, sebagian lagi ada yang membenahi untuk saluran pembuangan air. Ada juga yang beres-beres untuk merampungkan toilet.

"Ini sudah 90 persen. Tinggal finishing. Ini kita lembur terus," kata Pandi, salah seorang mandor yang dipekerjakan dalam proyek pembangunan Puskesmas Sambong ini.

Pandi menyakinkan jika sebelum tanggal 15 Desember mendatang pekerjaan sudah selesai. Tanggal ini dikatakan Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Blora Slamet Sucahyo merupakan batas waktu untuk rekanan pemerintah menyelesaikan pekerjaan pengadaan barang dan jasa.

"Untuk tanggal 8 Desember kegiatan rutin harus sudah kita selesaikan pembayarannya. Sedangkan untuk pengadaan barang dan jasa pertengahan bulan," katanya, Senin (28/11/2016).

Pembangunan Puskesmas Sambong ini merupakan 1 dari 9 pekerjaan pembangunan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus yang dikerjakan di Dinas Kesehatan Kabupaten Blora. Pembangunan Puskesmas Sambong dianggarkan dengan pagu Rp 2,315 miliar dan HPS Rp 2,27 miliar lebih. Dalam tender yang dimenangkan CV Cipta Inti Manunggal dengan penawaran Rp 2,265 miliar lebih ini tidak dikerjakan sendiri oleh CV Cipta Inti Manunggal.

"Kita hanya pinjam bendera (CV Cipta Inti Manunggal)," kata Pandi yang bekerja untuk CV Ganesha Bangun Karya, saat dihubungi wartablora.com, Selasa petang (29/11/2016).

Sementara itu Slamet optimis dinasnya akan mampu menyerap anggaran hingga mencapai 100 persen sebelum tutup tahun. Meskipun, dikatakan Slamet, hingga akhir pekan ke-4 di November Dinas Kesehatan Kabupaten Blora baru menyerap 50 persen dari total anggaran tahun ini.

Ditemui wartablora.com, Senin (28/11/2016), Slamet mengungkapkan jumlah anggaran yang terserap hingga minggu ke-4 di bulan Oktober.

"Dari anggaran sejumlah Rp146,2 miliar lebih, telah terserap Rp72,59 miliar lebih," katanya.

Sejumlah anggaran yang terserap ini termasuk belanja rutin dan gaji pegawai.

"Anggaran Rp146,2 miliar tadi, untuk gaji pegawai sekira Rp46 miliar, Rp30 miliar lebih untuk BPJS, dan sisanya untuk belanja modal (pengadaan) barang dan jasa," katanya.

Lebih lanjut dikatakan, batas penyelesaian pembayaran untuk kegiatan rutin akan selesai tak lebih dari 10 hari, sementara batas penyelesaian pembayaran untuk pekerjaan pengadaan, baik barang maupun jasa akan ditutup setengah bulan lagi.

"Tanggal 8 (Desember) nanti batas pembayaran untuk kegiatan-kegiatan rutin, sementara untuk pekerjaan pengadaan barang maupun jasa tutup pembayaran tanggal 15 Desember," ujarnya.

Meski demikian, Slamet menyatakan kemungkinan adanya sisa lebih anggaran (Silpa).

"Kemungkinan ada, tapi tidak besar. Saat ini belum bisa memperkirakan besarannya," katanya. (*)



Jumat, 22 Desember 2017

Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Jiken memelopori peternak sapi di desanya untuk mengembangkan alat giling pakan ternak. Sebagai bentuk kepedulian polisi terhadap masyarakat yang dibinanya.


Rabu, 03 Mei 2017

Sudah sering donor darah, tapi masih takut lihat jarum suntik dan darahnya sendiri. Selalu berdebar saat jarum hendak menusuk lengannya.


Juni 2017

Gencarnya polisi merazia pemakai kendaraan baiknya disikapi lebih arif dari warga negara. Tak perlu curiga bahwa polisi sedang mencari-cari kesalahan.


Back to Top
copyright © wartablora dotcom 2026
All right reserved