Selasa, 16 Agustus 2016, 16:49 WIB

Dalam RAPBN 2017, Kementerian Pendidikan Dapat Rp39,8 Triliun

Humas Setkab/Rahmat Presiden Jokowi saat menyerahkan RAPBN 2017 ke Ketua DPR di Senayan, Jakarta (16/8/2016).

JAKARTA (wartablora.com)—Setelah mengalami pemangkasan anggaran hingga Rp6,5 triliun pada semester akhir tahun ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun depan akan mendapat penambahan anggaran Rp3,7 triliun. Kementerian ini akan mendapat anggaran sejumlah Rp39.823,1 triliun dalam RAPBN tahun 2017. Di tahun ini, Kementerian ini setelah dipangkas dalam perubahan APBN, mendapat anggaran sejumlah Rp36,1 triliun.

Dibandingkan Kementerian Agama, anggaran untuk kementerian ini masih kalah jauh. Kementerian Agama mendapat anggaran Rp60,7 triliun lebih.

Dari setkab.go.id, anggaran Rp39 triliun lebih untuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ini beberapa diantaranya akan digunakan untuk alokasi penerima bantuan Bidik Misi, beasiswa afirmasi Dikti, dan alokasi penerima beasiswa PPA.

Untuk Bidik Misi, jumlah penerimanya akan meningkat dari 236.951 di tahun ini menjadi 335.083 mahasiswa yang dianggarkan dalam RAPBN 2017. 

Selain digunakan untuk memberikan bantuan biaya pendidikan buat mahasiswa, anggaran di Kementerian ini juga akan dipakai untuk memberikan program beasiswa buat dosen.

"Program Peningkatan Kualitas Sumber Daya Iptek dan Pendidikan Tinggi antara lain dosen penerima beasiswa S2/S3 dalam negeri sebanyak 1.034 orang, dan luar negeri sebanyak 5.954 orang; SDM Litbang yang menerima beasiswa S2/S3 dalam negeri dan luar negeri masing-masing sebanyak 302 dan 348 orang; dan perguruan tinggi negeri yang direvitalisasi sarana dan prasarananya sebanyak 20 PTN," kutipan wartablora.com dari setkab.go.id. (*)



Senin, 13 Februari 2017

Bekas dapur itu kini jadi perpustakaan. Tempat bertamunya pengagum Pram, untuk sekedar mendengar kisah Pram di masa silam.


Selasa, 12 Juni 2018

Senin, 26 September 2016

Bagi Jenny Yudiana, rangking di kelas itu penting. Bermula dari rangking itulah ia akhirnya menyabet juara I Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kesehatan tingkat provinsi Jawa Tengah.


Juni 2017

Gencarnya polisi merazia pemakai kendaraan baiknya disikapi lebih arif dari warga negara. Tak perlu curiga bahwa polisi sedang mencari-cari kesalahan.


Back to Top
copyright © wartablora dotcom 2026
All right reserved