Selasa, 15 Agustus 2017, 10:34 WIB

Darurat Narkoba

Bupati Blora Ingin Bentuk BNN Kabupaten

Pewarta : Gatot Aribowo
Gatot Aribowo Bupati Blora Djoko Nugroho dan Ketua DPRD Kabupaten Blora Bambang Susilo menyaksikan barang bukti narkoba yang akan dimusnahkan dengan cara dibakar.

BLORA (wartablora.com)—Bupati Blora Djoko Nugroho menginginkan dibentuknya Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK). Keinginan ini mencuat setelah diketahui adanya peredaran narkoba di Kabupaten Blora yang telah mengkhawatirkan.

"Kita siap membentuk Badan Narkotika Nasional Kabupaten," katanya kepada wartawan saat mengikuti pemusnahan barang bukti narkoba di Mapolres Blora, Selasa (15/8/2017).

Acara pemusnahan barang bukti ini diikuti pula oleh Ketua DPRD Kabupaten Blora Bambang Susilo.

"Ini mumpung juga ada Ketua DPRD. Pak Parlan (Kasat Narkoba) nanti bisa menempati rumah dinas Ketua DPRD (yang tidak ditempati)," tandasnya.

Bupati mengatakan untuk pembiayaan BNN Kabupaten nantinya akan menyusul.

"Yang penting masyarakat lebih dulu tahu di situ tempat kantor narkoba," ujarnya.

Sementara itu AKP Suparlan mengatakan, keanggotaan dari BNN Kabupaten nantinya gabungan antara sipil dengan kepolisian.

"Ada juga dari anggota masyarakat," ujarnya.

Untuk pembiayaan pertama akan diambilkan dari APBD.

"Setelah jalan akan dibiayai oleh APBN," sebutnya.

Dibentuknya BNN Kabupaten ini diharapkan dapat menekan peredaran narkoba di Kabupaten Blora yang saat ini telah mengkhawatirkan. Peredaran sabu-sabu di Kabupaten Blora diperkirakan mencapai 500 gram setiap bulannya. Dengan harga Rp 2 juta per gramnya, diperkirakan ada peredaran uang miliaran dalam transaksi setiap bulannya. (*)



Jumat, 22 Desember 2017

Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Jiken memelopori peternak sapi di desanya untuk mengembangkan alat giling pakan ternak. Sebagai bentuk kepedulian polisi terhadap masyarakat yang dibinanya.


Rabu, 03 Mei 2017

Sudah sering donor darah, tapi masih takut lihat jarum suntik dan darahnya sendiri. Selalu berdebar saat jarum hendak menusuk lengannya.


Juni 2017

Gencarnya polisi merazia pemakai kendaraan baiknya disikapi lebih arif dari warga negara. Tak perlu curiga bahwa polisi sedang mencari-cari kesalahan.


Back to Top
copyright © wartablora dotcom 2026
All right reserved