BLORA (wartablora.com)—Kepala Keamanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Blora, Sugito mengatakan jumlah tenaga jaga di Lapas Blora masih jauh dari ideal jika dibanding dengan jumlah narapidana yang diawasi. Saat ini jumlah narapidana yang menghuni Lapas Blora ada sekitar 221 narapidana. Sementara petugas penjagaannya hanya berjumlah 27 orang. Itupun sudah termasuk dengan staf administrasi.
"Memang untuk petugas penjagaan di sini jauh dari kata ideal," katanya kepada wartablora.com, Kamis (6/4/2017).
Dari jumlah tenaga jaga yang ada, kata Sugito, dibagi menjadi 3 regu dengan setiap regunya diisi hanya 3 tenaga jaga.
"Idealnya satu regu ada 8 tenaga jaga," ujarnya.
Meski masih jauh dari jumlah ideal, Sugito menegaskan komitmennya untuk tetap bekerja secara maksimal.
"Kita sebagai petugas juga tidak boleh mengeluhkan alasan tersebut. Oleh karena itu kita berusaha mengatur strategi dan pandai-pandainya kita menyiasatinya," ucapnya.
Salah satu untuk menyiasatinya adalah dengan membentuk karakter narapidana agar jauh dari berpikir negatif, seperti melarikan diri atau melanggar larangan-larangan yang ditetapkan oleh Lapas.
"Salah satunya ya dengan cara memberikan kegiatan-kegiatan yang sifatnya positif kepada para warga binaan. Seperti baru-baru ini kita mengadakan kegiatan pembudidayaan jambu kristal, atau beberapa waktu lalu kita mengadakan penyuluhan mengenai bahaya HIV/AIDS, dan masih banyak lagi kegiatan-kegiatan positif untuk menghindarkan narapidana dari berpikir ke kegiatan-kegiatan negatif," jelasnya.
Dengan program kegiatan positif, imbuh Sugito, akan mengurangi beban penjagaan buat mengawasi para narapidana.
"Tapi kita tetap ada kontrol dan pemeriksaan secara rutin. Jadi kendati sudah banyak kegiatan-kegiatan positif, kami di penjagaan tidak lantas mengurangi pengawasannya," imbuhnya. (*)
Ari Prayudhanto/wartablora.com