Senin, 10 April 2017, 19:30 WIB

Lagi, Cegah Peredaran Narkoba Narapidana Digeledah

Ari Prayudhanto/wartablora.com Menggunakan detektor, petugas Lapas Kelas IIB Blora memeriksa narapidana satu per satu.

BLORA (wartablora.com)—Rutan Kelas IIB Blora kembali mengadakan razia dadakan di Senin pagi (10/4/2017). Razia untu mencegah adanya peredaran gelap Narkoba di dalam Rutan. Semua kamar warga binaan digeladah satu persatu. Hingga akhir penggeledahan, tak ditemukan barang-barang narkotika dan obat-obatan terlarang.

Kepala Rutan kelas IIB Blora Yhoga Aditya Ruswanto mengatakan meskipun sudah sering dilakukan penggeledahan, pihaknya kembali melakukan penggeledahan terhadap sedikitnya 221 orang narapidana. Hal ini dilakukan untuk menindaklanjuti informasi tentang adanya narapidana di 44 Rutan & Lapas di Jawa Tengah yang masih aktif mengendalikan jaringan narkoba.

Selain narkoba, alat komunikasi juga menjadi salah satu target penggeledahan kali ini. Sebab hanya dengan alat komunikasi para narapidana bisa berkomunikasi dengan jaringan narkoba di luar lapas.

"Kita berkomitmen perangi narkoba sebagai program kami di tahun 2017. Upaya yang kita lakukan adalah melakukan penggeledahan secara rutin," tutur Kalapas Blora.

Rencananya penggeledahan secara rutin akan dilakukan setidaknya 3 - 4 kali dalam seminggu.

"Penggeledahan secara insidental atau sewaktu-waktu juga akan dilakukan," katanya.

Penggeledahan dilakukan oleh 6 orang petugas gabungan dari anggota pengamanan dan staf kantor Lapas Blora. Dalam razia, ditemukan 4 sendok, 1 pemotong kuku, 3 kartu remi, 2 kawat penjemur, 1 cutter, 1 obeng, 3 kaleng kosong minuman bersoda, dan 1 buah jarum.

Barang-barang yang diamankan tersebut termasuk barang berbahaya di lapas. Meski tak menemukan alat komunikasi dan narkoba, razia tersebut akan terus dilakukan.

Yhoga juga menambahkan, untuk mencegah terjadinya barang masuk dari luar ke dalam lapas, pihaknya akan memperketat penjagaan dan semakin meningkatkan sistem pengamanan dengan memperketat penggeledahan pengunjung dan barang yang masuk ke dalam lapas.

"Kita akan terus tingkatkan sistem keamanan dan perketat pemeriksaan bagi para pembesuk, bahkan kita juga kedepan nya bilamana memungkinkan akan melibatkan anggota TNI dan Polri saat penggeledahan selanjutnya," pungkas Yhoga. (*)



Jumat, 22 Desember 2017

Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Jiken memelopori peternak sapi di desanya untuk mengembangkan alat giling pakan ternak. Sebagai bentuk kepedulian polisi terhadap masyarakat yang dibinanya.


Rabu, 03 Mei 2017

Sudah sering donor darah, tapi masih takut lihat jarum suntik dan darahnya sendiri. Selalu berdebar saat jarum hendak menusuk lengannya.


Juni 2017

Gencarnya polisi merazia pemakai kendaraan baiknya disikapi lebih arif dari warga negara. Tak perlu curiga bahwa polisi sedang mencari-cari kesalahan.


Back to Top
copyright © wartablora dotcom 2026
All right reserved