Rabu, 05 April 2017, 17:44 WIB

Bekali Kemandirian Ekonomi, Penghuni Lapas Diajari Budidaya Jambu

Ari Prayudhanto/wartablora.com Kepala Rumah Tahanan Kelas IIB Blora, Yogha Aditya Ruswanto (tengah), memberikan sambutannya dalam pelatihan budidaya jambu kristal, Rabu (5/4/2017).

BLORA (wartablora.com)—Lebih dari 200 warga binaan di lembaga pemasyarakatan Rumah Tahanan Kelas IIB Blora diajari budidaya jambu kristal, Rabu (5/4/2017). Kerja sama dengan Pengadilan Negeri Blora, Rutan Blora mengundang salah satu pegiat perkebunan di Kabupaten Blora untuk memberikan pelatihan budidaya jambu kristal. Pelatihan yang berlangsung selama sehari itu bertempat di Rutan Blora.

Menurut Kalapas Rutan Blora Yogha Aditya Ruswanto, salah satu tugas dari lembaga pemasyarakatan adalah membekali para narapidana selama di rumah tahanan untuk kelak dapat hidup mandiri setelah habis menjalani masa hukumannya di tahanan.

"Jadi mempunyai keterampilan dan wawasan tentang membudidayakan jambu kristal ini adalah hal yang produktif dan bermanfaat buat nanti saat kembali ke masyarakat. Oleh karena itu kita sebagai bagian petugas pembina Rutan, memberikan pelatihan pada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) untuk terampil dalam memanfaatkan waktu dan memberi kesempatan untuk memperoleh ilmu pengetahuan seputar budidaya jambu kristal," tuturnya.

Ia berharap kelak saat keluar dari tahanan para narapidana yang telah mendapatkan ilmu dari pelatihan itu dapat dimanfaatkan di masyarakat.

"Harapan kita jelas ya. Ke depannya agar para warga binaan jika sudah bebas dalam menjalani hukuman di sini bisa lebih mandiri lagi dan lebih trampil serta siap untuk berwirausaha setelah keluar nanti," harap Kalapas.

Sementara itu Hakim Pengawas dari Pengadilan Negri Blora, Morindra Kresna menyebutkan banyak dari mereka yang jadi warga penghuni rutan disebabkan terhimpit masalah ekonomi.

"Oleh karena itu kita berusaha semaksimal mungkin memberikan mereka peluang dengan memberikan pelatihan-pelatihan yang sifatnya kemandirian usaha. Harapannya agar kelak selepasnya dari menjalani hukuman mereka para warga binaan sudah siap untuk berwirausaha dan kembali hidup normal di tengah-tengah masyarakat," paparnya.

Kegiatan ini menurut Morindra adalah bentuk kepedulian dari PN Blora untuk warga binaan nantinya tidak lagi kembali ke rutan. (*)



Jumat, 22 Desember 2017

Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Jiken memelopori peternak sapi di desanya untuk mengembangkan alat giling pakan ternak. Sebagai bentuk kepedulian polisi terhadap masyarakat yang dibinanya.


Rabu, 03 Mei 2017

Sudah sering donor darah, tapi masih takut lihat jarum suntik dan darahnya sendiri. Selalu berdebar saat jarum hendak menusuk lengannya.


Juni 2017

Gencarnya polisi merazia pemakai kendaraan baiknya disikapi lebih arif dari warga negara. Tak perlu curiga bahwa polisi sedang mencari-cari kesalahan.


Back to Top
copyright © wartablora dotcom 2026
All right reserved