BLORA (wartablora.com)—Sejumlah 16 truk pengangkut buku lelang Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Blora tak diijinkan bongkar muatan. Pasalnya, hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Blora belum merasa mengorder buku-buku tersebut. Pemkab Blora merasa belum pernah menetapkan pemenang lelang buku yang nilainya lebih dari Rp 19 miliar tersebut.
Sejumlah 16 truk bermuatan buku tersebut kini parkir di terminal lama. Sempat diparkir di kantor Disdikpora sebelum akhirnya disuruh pindah ke terminal lama.
"Alasannya, tempat parkir di sana tak muat," kata Acong, salah satu sopir yang ditemui wartablora.com pada Selasa sore, 27 Desember 2011.
Acong, dengan logat Maduranya mengatakan, dirinya bersama 15 truk lainnya tiba pada Senin fajar, 26 Desember 2011 dari Jakarta. Dia sendiri mengaku merasa merugi jika muatannya tak segera dibongkar muat.
"Sehari saya harus setor ke juragan truk, Rp 450 ribu. Ini truk bukan milik saya. Semakin lama di sini, saya harus minta ganti ke dinas," ujarnya.
Wartablora.com saat mengambil gambar di lokasi sempat dihampiri Kijang Innova warna silver ber-plat nomor F 1465 CO. Penumpang di dalamnya sempat berkata, "jangan dipersulit ya!"
Namun ketika hendak dikonfirmasi perkataannya tersebut, penumpang itu menolak diwawancarai.
"Tanya ke dinas saja!" perintahnya sambil berlalu ke sopir-sopir truk yang berkumpul di sebuah warung kopi di dalam terminal itu.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Blora Slamet Pamudji kepada wartablora.com menegaskan bahwa pihak pemerintah kabupaten Blora sama sekali belum menetapkan siapa pemenang dalam lelang buku tersebut. Mumuk—panggilan akrab Slamet Pamuji—justru bertanya-tanya, siapa aktor dibalik pengiriman buku tersebut.
"Ini masih masa sanggah banding. Dan kita juga masih menunggu jawaban Bupati. Jadi, jangan seolah-olah kita dipaksa untuk menerima pengiriman buku tersebut, meski sudah terlanjur tiba di sini," tegasnya.
Sebelumnya, kata Mumuk, dalam sanggah pertama telah ditentukan pemenang lelang. Tapi prosesnya masih ada sanggah banding.
Dari informasi yang diterima wartablora.com, lelang buku untuk SMP itu dimenangkan CV Lima Maruto dari Bogor. Sementara buku untuk SD dimenangkan PT Bina Karya dari Yogya. Dua perusahaan ini ber-konsorsium dengan PT Multazam Mulia Utama yang mengirim buku-buku tersebut dari Jakarta ke Blora. (*)