Selasa, 20 September 2016, 19:13 WIB

Mumuk Akan Dorong Terbentuknya Dewan Kesenian

wartablora.com Slamet Pamudji, Kepala Dinas Perhubungan, Pariwisata, Kebudayaan, Komunikasi dan Informatika (DPPKKI) Kabupaten Blora akan dorong dihidupkannya Dewan Kesenian Kabupaten.

BLORA (wartablora.com)—Kepala Dinas Perhubungan, Pariwisata, Kebudayaan, Komunikasi dan Informatika (DPPKKI) Kabupaten Blora Slamet Pamudji akan mendorong terbentuknya Dewan Kesenian Kabupaten (DKK) Blora. Namun ia juga mengingatkan tentang fungsi DKK yang tidak merupakan kelompok seni yang dapat dimintai bantuan pendanaan dalam even-even budaya dan seni.

Ditemui di kantornya, Mumuk—sapaan akrab Slamet Pamudji—mengatakan jika nantinya salah satu fungsi dari DKK adalah memberikan pertimbangan ke pemerintah daerah dalam soal kelayakan suatu even seni atau budaya juga kelompok komunitas yang bergiat dalam kesenian dan kebudayaan.

"Dewan Kesenian ini akan kita dorong. Karena ternyata kepengurusannya itu masih ada. Ada ketua dan sekretarisnya. Namun sudah 10 tahun ini memang vakum. Jadi akan kita dorong kembali (untuk terbentuk). Tapi perlu diingat, fungsinya bukan kelompok seni yang dapat dimintai bantuan pendanaan kelompok atau komunitas," kata Mumuk.

Fungsi DKK, disebutkan Mumuk, akan lebih pada memberikan pertimbangan-pertimbangan ke pemerintah tentang perkembangan seni dan budaya, termasuk pertimbangan kelayakan atau tidaknya suatu kelompok untuk mendapatkan bantuan.

"Dewan ini terlepas dari struktural organisasi pemerintah. Punya anggaran dasar dan anggaran rumah tangga sendiri. Bahkan AD ART-nya tidak sama dengan Dewan Kesenian yang ada di Provinsi, juga pusat. Jadi terlepas," katanya.

Dalam pembiayaan organisasi, Mumuk juga mengingatkan untuk kemandirian. Sebabnya, jika nantinya DKK dihidupkan butuh waktu 3 tahun untuk bisa mendapatkan pembiayaan bantuan dari pemerintah.

"Ini kan sesuai dengan Permendagri, jadi jika organisasi tersebut belum berusia 3 tahun hidupnya, maka tidak dapat dibiayai. Jadinya perlu membiayai dirinya sendiri," ujarnya.

"Tidak kurang akal untuk bisa membiayai dirinya sendiri. Even-even budaya dan seni bisa kita gunakan untuk mendapatkan hasil buat pembiayaan DKK nantinya. Atau donasi juga bisa," tutupnya. (*)



Jumat, 01 Juni 2018

Bagi peseduluran sikep Samin di Klopoduwur, Pancasila telah jadi nafas keseharian mereka. Momen hari Pancasila bahkan telah diawali di sore hari sebelum 1 Juni, berlangsung hingga sore di 1 Juni. Ada 3 acara: doa bersama warga jelang berbuka puasa di petang pada 31 Mei, ritual malam di tengah malam jelang pergantian hari, dan berbuka bersama dengan anak-anak muda.


Rabu, 03 Mei 2017

Sudah sering donor darah, tapi masih takut lihat jarum suntik dan darahnya sendiri. Selalu berdebar saat jarum hendak menusuk lengannya.


Juni 2017

Gencarnya polisi merazia pemakai kendaraan baiknya disikapi lebih arif dari warga negara. Tak perlu curiga bahwa polisi sedang mencari-cari kesalahan.


Back to Top
copyright © wartablora dotcom 2026
All right reserved