Senin, 03 April 2017, 16:03 WIB

Curi Kayu, Parji Berurusan Dengan Kepolisian

dok. Polres Blora

BLORA (wartablora.com) — Meski pengawasan terhadap pencurian kayu jati diperketat oleh jajaran Perhutani dan Kepolisain, masih saja ada warga yang nekad mencuri kayu yang memang termasuk jenis  primadona di Blora itu. Seperti yang dilakukan oleh  Suparji (60),  warga Dukuh. Jenu RT.01/RW.02,  Desa Gadu, Kecamatan Sambong ini.

Ia nekad mencuri kayu di kawasan hutan Perhutani KPH Cepu,  tepatnya di petak 122 RPH Gardusapi, Minggu (2/4) sore sekitar pukul 17.30.  Akibatnya dia kini harus mendekam di sel tahanan Polsek Sambong, karena tanpa sadar saat menebang kayu ada petugas Perhutani yang memergoki. Dan saat ia membawa kayu hasil cruiannya itu langsung ditangkap petugas gabungan dari Perhutani danPolsek Sambong.

Keterangan yang berhasil dihimpun menyebutkan, penangakapan tehadap Suparji berawal, ketika Minggu (2/4), seorang petugas Perhutani Cepu bernama Sugiyono (53), bersama dua  rekan kerjanya, yakni  Pariyono (46) dan Sidi (52). Para petugas perhutani tersebut sekira pukul 17.30 WIB mendengar ada  suara orang tengah menebang pohon di petak 122 RPH Gardusapi.

Selanjutnya para petugas Perhutani itu mencari ke arah suara penebangan kayu itu, dan menemukan seseorang tengah  menebang pohon Jati. Mengetahui hal tersebut, petugs tidak langsung mengadakan penangkapan, melainkan  menunggu tersangka Suparji  sampai selesai menebang  dan membawa kayu jati curiannya.

Petugas perhutani langsung menghubungi Unit Reskrim Polsek Sambong untuk bersama-sama melakukan penghadangan . Hingga akhirnya  tanpa perlawanan tersangka  Suparji berhasil diamankan dan di bawa ke Mapolsek Sambong. Bersamaan itu barang bukti berupa, satu batang kayu jati ukuran panjang 200 cm, diameter 16 cm, berikut sebuah kampak yang digunakan untuk memotong kayu disita untuk barang bukti.*)

Pewarta : Heru 



Jumat, 22 Desember 2017

Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Jiken memelopori peternak sapi di desanya untuk mengembangkan alat giling pakan ternak. Sebagai bentuk kepedulian polisi terhadap masyarakat yang dibinanya.


Rabu, 03 Mei 2017

Sudah sering donor darah, tapi masih takut lihat jarum suntik dan darahnya sendiri. Selalu berdebar saat jarum hendak menusuk lengannya.


Juni 2017

Gencarnya polisi merazia pemakai kendaraan baiknya disikapi lebih arif dari warga negara. Tak perlu curiga bahwa polisi sedang mencari-cari kesalahan.


Back to Top
copyright © wartablora dotcom 2026
All right reserved